Benahi Bandung, Farhan Dorong Kolaborasi Dengan Pemprov untuk Percepat Program

  • 25 Apr 2026 20:11 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan pembenahan kota terus berjalan, khususnya pada sektor kebersihan dan infrastruktur. Upaya ini diperkuat melalui sinergi antara Pemerintah Kota Bandung dan Pemprov Jabar untuk mempercepat penanganan di lapangan.

‎Dalam konteks evaluasi lapangan yang terus berjalan, Farhan menyebut masih terdapat ruang penguatan, khususnya pada aspek operasional kebersihan. Koordinasi dengan Pemprov Jabar pun membuka peluang dukungan tambahan untuk mempercepat penanganan.

‎Farhan mengaku bersyukur atas dukungan tersebut. Ia menyebut komunikasi awal dengan Dedi Mulyadi telah membuka peluang kolaborasi konkret, termasuk penambahan personel kebersihan dari Pemprov Jabar.

‎“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Saat berdiskusi, beliau menanyakan efektivitas petugas kebersihan. Saya sampaikan masih kurang dan beliau langsung menawarkan bantuan,” ujar Farhan di Teras Sunda Cibiru Kota Bandung, Sabtu 25 April 2026.

‎Sebagai tindak lanjut, Pemprov Jabar berkomitmen menangani penyapuan di seluruh jalan provinsi di Kota Bandung. Farhan juga menginstruksikan jajaran kewilayahan, mulai dari camat hingga lurah, untuk turun langsung setiap Minggu pagi guna memetakan titik-titik yang membutuhkan penanganan.

‎“Sejak 19 April, setiap Minggu pukul 04.00–07.00 kami turun ke lapangan untuk mengetahui langsung titik mana yang harus diselesaikan. Minggu lalu kami mencoba di 46 titik, namun saya belum puas. Minggu ini kami targetkan 181 titik,” katanya.

‎Upaya tersebut diperkuat dengan tambahan sekitar 130 personel pasukan sapu dari Pemprov Jawa Barat yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan kebersihan di lapangan.

‎“Sore ini saya akan rapat koordinasi. Semua harus berjalan. Dengan tambahan 130 personel dari pemerintah provinsi, penanganan diharapkan lebih efektif,” ucapnya.

‎Selain itu, Farhan menegaskan pembenahan infrastruktur akan dilakukan secara bertahap. Prioritas awal difokuskan pada perbaikan jalan, dilanjutkan dengan trotoar, serta penataan galian utilitas agar lebih aman.

‎“Perbaikan dimulai dari jalan terlebih dahulu. Setelah itu trotoar diperbaiki. Galian utilitas juga akan dipastikan aman sebagai acuan penataan,” ungkapnya.

‎Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kelancaran kendaraan bermotor, tetapi juga dari keamanan dan kenyamanan pejalan kaki serta pesepeda.

‎“Kalau pejalan kaki dan pesepeda sudah aman, itu pencapaian tertinggi,” ucapnya.

‎Terkait hubungan dengan Gubernur, Farhan memastikan koordinasi berjalan baik. Ia menilai perbedaan gaya komunikasi bukan menjadi hambatan selama kerja sama tetap terjalin,“ Yang terpenting, kita bisa terus bekerja sama,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....