Upaya BBPOM Mataram Jaga Keamanan Jajanan Sekolah melalui PJAS Aman

  • 25 Apr 2026 11:54 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Program Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman terus dijalankan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram sebagai upaya menjaga keamanan pangan di lingkungan sekolah. Program ini menjadi salah satu intervensi dari pemerintah pusat yang menyasar sekolah-sekolah secara bertahap.

Pelaksanaan program dilakukan secara bergilir di setiap kabupaten/kota agar pemerataan dapat tercapai. Dengan sistem ini, setiap daerah memiliki kesempatan untuk mendapatkan pembinaan terkait keamanan pangan di sekolah.

Kepala BBPOM di Mataram, Yogi Abaso, menjelaskan bahwa program ini telah berjalan sejak beberapa tahun lalu dan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia menyebutkan bahwa intervensi difokuskan pada sekolah yang memenuhi kriteria tertentu.

“Program PJAS ini merupakan intervensi dari pusat, di mana sekolah-sekolah dipilih secara bergilir setiap tahun untuk memastikan keamanan pangan di kantin sekolah,” jelasnya, Sabtu 25 April 2026.

Menurut Yogi Abaso, salah satu syarat utama sekolah yang diintervensi adalah memiliki kantin yang menjual pangan olahan. Hal ini penting karena fokus pengawasan berada pada makanan yang berpotensi mengandung bahan berbahaya.

Tidak semua sekolah dapat langsung masuk dalam program ini. Oleh karena itu, proses seleksi dan verifikasi menjadi tahapan penting sebelum intervensi dilakukan.

“Sekolah yang diintervensi harus memiliki kantin yang menjual pangan olahan, karena di situlah fokus pengawasan kami,” ujar Yogi Abaso.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada tahun ini program difokuskan di Kabupaten Lombok Timur. Sebelumnya, intervensi telah dilakukan di Kota Mataram sebagai bagian dari pemerataan program.

Dengan pola bergilir tersebut, BBPOM berharap semakin banyak sekolah yang mendapatkan pembinaan. Sekolah yang telah diintervensi juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lainnya.

“Tahun ini kami fokus di Lombok Timur, sebelumnya di Kota Mataram, sehingga ada pemerataan program,” kata Yogi Abaso.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah memastikan jajanan yang dijual di sekolah aman untuk dikonsumsi siswa. Keamanan pangan menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan anak-anak.

Selain itu, program ini juga mendorong peningkatan kesadaran pengelola kantin dalam menyediakan makanan yang sehat. Hal ini dilakukan melalui pembinaan dan pendampingan secara langsung.

“Tujuan akhirnya adalah memastikan jajanan di sekolah aman dan bebas dari bahan berbahaya,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....