UMP Terapkan Kebijakan Green Campus Policy untuk Efisiensi Energi

  • 24 Apr 2026 22:11 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Sebagai bagian dari upaya memperkuat komitmen terhadap lingkungan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mulai mengimplementasikan kebijakan Green Campus Policy. Langkah ini menjadi pijakan penting bagi kampus dalam mendorong praktik berkelanjutan sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan energi di lingkungan perguruan tinggi.

Kebijakan yang mulai diberlakukan sejak 7 April 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen UMP dalam mengadopsi prinsip Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui program bertajuk “Program Efisiensi Energi Terpadu”, kampus menghadirkan berbagai langkah konkret untuk menekan konsumsi energi sekaligus membentuk perilaku ramah lingkungan di kalangan civitas akademika.

Sejumlah program unggulan dijalankan, seperti penerapan sistem kerja lima hari guna meningkatkan efisiensi operasional, dorongan penggunaan transportasi ramah lingkungan seperti bersepeda dan berjalan kaki, serta pelaksanaan pembelajaran dan rapat secara hybrid untuk mengurangi mobilitas.

Selain itu, penghematan listrik juga dilakukan melalui pengaturan suhu AC pada kisaran 24–26 derajat Celsius dan penerapan sistem administrasi digital (paperless) untuk menekan penggunaan kertas.

Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menegaskan bahwa kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi kampus menuju institusi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

“Green Campus Policy ini adalah komitmen nyata UMP dalam mendukung keberlanjutan. Kami ingin membangun budaya kampus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sadar lingkungan dan bertanggung jawab terhadap masa depan bumi,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Jumat (24/4/2026).

Rektor menambahkan, keberhasilan implementasi kebijakan tersebut sangat bergantung pada keterlibatan seluruh elemen kampus, mulai dari dosen, mahasiswa, hingga tenaga kependidikan.

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi semua pihak. Mulai dari dosen, mahasiswa, hingga tenaga kependidikan harus memiliki kesadaran yang sama untuk menjaga lingkungan dan menggunakan energi secara bijak,” kata Rektor.

Untuk memperkuat implementasi, UMP juga menggencarkan kampanye hemat energi secara berkala melalui sosialisasi serta pemasangan media edukasi di berbagai titik strategis kampus. Tak hanya itu, program insentif seperti “Save Energy Berhadiah” turut dihadirkan guna mendorong partisipasi aktif sivitas akademika.

Melalui langkah ini, UMP menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi yang proaktif dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam tata kelola institusi. Pendekatan yang diterapkan mencakup aspek operasional, akademik, hingga budaya, sehingga diharapkan mampu menjadikan UMP sebagai model kampus hijau yang adaptif terhadap tantangan perubahan iklim dan krisis energi global.

Ke depan, kebijakan Green Campus ini diharapkan tidak hanya berdampak pada efisiensi internal, tetapi juga dapat menjadi rujukan bagi perguruan tinggi lain di Indonesia dalam mengembangkan praktik pendidikan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....