Sempat Meluber, Kondisi TPS Jafri Zam-Zam Kini Kembali Normal
- 23 Apr 2026 00:12 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pemandangan tumpukan sampah yang sempat meluap di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Jafri Zam-Zam kini sudah tidak terlihat lagi. Area yang sebelumnya memakan sebagian badan jalan tersebut telah sepenuhnya dibersihkan oleh petugas kebersihan.
Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin bergerak cepat melakukan penanganan intensif dalam beberapa hari terakhir. Kepala DLH Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengimbau warga agar tetap disiplin membuang limbah rumah tangga tepat di dalam titik TPS.
"Harapannya masyarakat dapat buang di lokasi TPS saja. Ini untuk menghindari sampah meluber apalagi nanti saat terjadi air pasang," katanya Rabu, 22 April 2026.
Selain itu, pihaknya berencana menimbun area di sekitar lokasi yang kerap menjadi tempat pembuangan. Hal ini dilakukan karena masih banyak warga yang membuang sampah di luar bak yang disediakan.
Normalnya kondisi kawasan ini disambut lega oleh warga sekitar, terutama para pelaku usaha kuliner. Mulyadi, salah seorang pedagang makanan, mengaku omzet penjualannya sempat turun drastis akibat aroma tidak sedap dari luapan tersebut.
Ia berharap pengawasan lapangan terus diperketat agar tidak ada lagi oknum yang membuang sampah di luar jadwal. Menurutnya, kenyamanan lingkungan sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha pedagang di sepanjang jalan Jafri Zam-Zam.
"Ini sudah bersih lagi dan kami juga lega. Tolong juga nanti diperketat lagi pengawasannya biar tidak ada lagi yang buang sampah di luar waktu," kata Mulyadi kepada RRI.
Beberapa waktu lalu, kawasan ini memang menjadi salah satu titik dengan lonjakan volume sampah yang cukup signifikan. Kondisi tersebut dipicu oleh terbatasnya kuota pembuangan dari Kota Banjarmasin ke TPA Banjarbakula yang hanya dijatah 200 ton per hari.
Akibat pembatasan tersebut, proses pengangkutan menuju tempat pembuangan akhir tidak berjalan maksimal. Sebagai langkah darurat, petugas terpaksa membungkus sebagian limbah ke dalam karung guna mencegah sampah meluber kembali ke tengah jalan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....