Pemilahan dari Rumah Jadi Kunci Atasi Sampah Banjarmasin

  • 22 Apr 2026 18:32 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Capaian pengelolaan sampah di Kota Banjarmasin yang baru mencapai 21 persen menuntut adanya aksi nyata dari tingkat rumah tangga. Ahli tata kota, Dr. Eng. Akbar Rahman, S.T., M.T., menegaskan bahwa pemilahan sampah dari sumbernya menjadi solusi paling efektif untuk menekan timbulan sampah yang masuk ke TPS.

Dalam siaran Kentongan RRI Pro1 Banjarmasin, Selasa, 21 April 2026, Akbar menjelaskan bahwa sekitar 60 persen sampah di Banjarmasin merupakan sampah organik atau sisa makanan. Kondisi ini menjadi pemicu utama bau tidak sedap di lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.

Ia menilai, jika masyarakat mengolah sampah organik menjadi kompos atau eco-enzyme, beban angkut ke TPA dapat berkurang secara signifikan. Upaya tersebut dinilai mampu memberikan dampak langsung terhadap pengurangan volume sampah harian.

Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini juga tengah menyiapkan infrastruktur pengelolaan sampah melalui dukungan dana hibah Bank Dunia. Namun, Akbar mengingatkan bahwa investasi tersebut tidak akan optimal tanpa perubahan perilaku masyarakat.

“Jangan sampai anak cucu kita mewarisi kota yang tertimbun sampah hanya karena kita enggan memilah hari ini. Menjadikan sampah sebagai sumber daya adalah langkah penting bagi keberlanjutan Banjarmasin,” ujarnya.

Ia menawarkan penguatan ekonomi sirkular melalui optimalisasi bank sampah di setiap kelurahan. Sampah anorganik seperti plastik dan logam perlu dipandang sebagai komoditas bernilai ekonomi, bukan sekadar limbah.

Di tingkat antara atau TPS, ia menyarankan transformasi menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang dilengkapi fasilitas “rumah cacah”. Dengan sistem ini, sampah yang dikirim ke TPA hanya berupa residu yang tidak dapat diolah kembali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....