PKK Paningkaban Kembangkan Bank Sampah dan Kompos
- 19 Apr 2026 20:16 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan terus digencarkan di tingkat desa. Kali ini, PKK Desa Paningkaban, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, menggelar pertemuan dalam rangka Halalbihalal 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Kartini 2026, Minggu (19/4/2026), di Aula Balai Desa setempat.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari Kepala Desa Paningkaban, Ketua Tim Penggerak PKK desa, Ketua ProKlim, Penyuluh Lingkungan Hidup dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas, hingga anggota PKK. Momentum ini dimanfaatkan tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga penguatan program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.
Fokus utama kegiatan diarahkan pada implementasi Program Kampung Iklim (ProKlim), khususnya dalam pengelolaan sampah dari sumber melalui bank sampah. Selain itu, masyarakat juga didorong memanfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman sayuran menggunakan kompos hasil olahan sampah organik seperti sisa makanan, dedaunan, dan kotoran hewan.
Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda DLH Kabupaten Banyumas, R. Stephanus Sigit, menekankan pentingnya pengelolaan sampah terpadu dari tingkat rumah tangga. Ia menyebut, langkah ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
“Pengelolaan sampah dari sumber menjadi kunci utama. Jika dilakukan secara konsisten, tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga bisa dimanfaatkan kembali melalui kompos maupun bank sampah,” ujarnya.
Program Pemanfaatan Tanah Pekarangan (PTP) yang dikenalkan dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya ketahanan pangan keluarga. Dengan memanfaatkan lahan sempit, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sayuran secara mandiri sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga.
Seluruh rangkaian kegiatan ini sejalan dengan 10 Program Pokok PKK, terutama dalam bidang gotong royong, pangan, kesehatan, pendidikan, dan pelestarian lingkungan hidup. Sinergi antara kader PKK dan pemerintah desa diharapkan mampu memperkuat implementasi program secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan persoalan pengelolaan sampah, baik organik maupun anorganik di Desa Paningkaban, dapat teratasi secara bertahap. Selain itu, program ini juga mendukung terwujudnya gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....