Pra Kongres INI di Batam

  • 15 Apr 2026 22:18 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menghadiri Rapat Pleno Pengurus Pusat yang Diperluas (RP3YD) Pra Kongres Ikatan Notaris Indonesia yang diselenggarakan di Wyndham Panbil Batam pada Rabu 15 April 2026. Kegiatan yang berlangsung hingga 17 April 2026 ini menjadi ajang konsolidasi nasional yang dihadiri notaris dari berbagai daerah di Indonesia.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran notaris sebagai pejabat umum dengan kewenangan strategis dalam pembuatan akta autentik. Ia menyebut bahwa posisi notaris tidak hanya bersifat administratif, tetapi memiliki tanggung jawab besar dalam menjamin kepastian hukum di tengah masyarakat.

Menurut Supratman, notaris merupakan satu-satunya pejabat yang berwenang membuat akta autentik, sehingga profesionalisme dan integritas menjadi hal yang mutlak dijaga. Ia juga mengingatkan bahwa pejabat tidak diperkenankan merangkap jabatan secara sembarangan, mengingat setiap posisi memiliki tanggung jawab hukum yang berbeda. Oleh karena itu, seluruh anggota Ikatan Notaris Indonesia diharapkan mampu menjaga etika dan kualitas dalam menjalankan tugasnya.

Selain itu, Supratman mengungkapkan bahwa Kementerian Hukum saat ini tengah melakukan transformasi besar menuju layanan digital. Dari sekitar 450 layanan publik yang tersedia, seluruhnya akan diintegrasikan secara bertahap ke dalam satu sistem aplikasi untuk meningkatkan kecepatan, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Ansar Ahmad menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Batam sebagai tuan rumah kegiatan Pra Kongres INI. Ia menilai momentum ini sangat strategis dalam memperkuat peran notaris dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional, khususnya dalam menciptakan kepastian hukum bagi dunia usaha. Dengan adanya kepastian tersebut, diharapkan iklim investasi di Kepulauan Riau semakin kondusif dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....