Pengaman Santet-2, Perkuat Tata Kelola Aset dan Batas Wilayah Sragen
- 14 Apr 2026 13:44 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen - Komitmen Pemerintah Kabupaten Sragen dalam menjaga dan mengoptimalkan aset daerah terus diperkuat. Salah satunya melalui pengembangan berkelanjutan inovasi "Pengaman Santet" (Pengamanan Aset Tanah Eks Bondo Desa melalui Citra Satelit dan Google Maps) oleh Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah.
Memasuki tahap pengembangan, inovasi ini kini hadir dalam 'Pengaman Santet' Versi 2 dengan sejumlah penyempurnaan fitur. Tidak hanya berfokus pada pengamanan aset tanah di 9 Kelurahan tetapi berusaha mengamankan aset tanah kas desa sebagai pilot project di Desa Jati Kecamatan Masaran.
Selain itu sistem ini telah dilengkapi dengan fitur batas desa dan batas wilayah administrasi yang terintegrasi secara spasial. "Penambahan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kejelasan batas wilayah, meminimalisir potensi konflik, serta memperkuat dasar perencanaan pembangunan daerah," ucap Kabag Pemerintahan Setda Sragen Tri Mulyono, baru-baru ini.
Pengembangan versi terbaru ini juga menghadirkan peningkatan pada akurasi data berbasis citra satelit, kemudahan akses melalui platform digital, serta integrasi lintas perangkat daerah. Dengan demikian, data yang tersaji tidak hanya informatif, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses pengambilan kebijakan.
Selain aspek teknis, keberlanjutan inovasi turut didukung dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan. "Sehingga pengelolaan sistem dapat berjalan secara mandiri dan berkesinambungan. Dampak nyata dari pengembangan inovasi ini mulai terlihat," ucap Tri.
Berdasarkan pemanfaatan dan optimalisasi data aset yang telah terpetakan dalam sistem, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Sragen berhasil memperoleh penambahan pendapatan daerah sebesar Rp1,8 miliar. Aset ini berkontribusi terhadap peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sebelumnya di tahun 2022 hanya menghasilkan Rp1,1 miliar.
Ke depan, 'Pengaman Santet-2' akan terus dikembangkan sebagai pusat data kewilayahan yang komprehensif dan terintegrasi. Tidak hanya untuk pengamanan aset, tetapi juga sebagai fondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel.
Melalui inovasi yang berkelanjutan ini, Kabupaten Sragen menunjukkan keseriusannya dalam menghadirkan solusi digital yang adaptif dan berdampak nyata bagi perlindungan aset daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....