Pengelolaan LTJ di Sulbar, Dinas ESDM Komitmen Prioritaskan Masyarakat

  • 14 Apr 2026 12:52 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Adanya potensi pengelolaan Logam Tanah Jarang (LTJ) di Kecamatan Botteng dan Desa Takandeang, Sulawesi Barat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan bahwa kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Kepala Bidang Minerba Dinas ESDM Sulbar, Ilham, saat ditemui RRI Mamuju, Senin, 13 April 2026, menyampaikan bahwa potensi logam tanah jarang (LTJ) tersebut saat ini masih dalam tahap kajian lanjutan oleh pemerintah pusat. Namun, jika nantinya dikelola, pemerintah akan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat di sekitar wilayah tersebut.

"Tentunya pusat nanti akan melakukan pendekatan-pendekatan persuasif terhadap masyarakat yang ada di sekitar itu. Karena tidak semerta-merta juga kita masyarakat diabaikan dengan adanya penolakan-penolakan itu," ujarnya.

Ia menambahkan, jika potensi tersebut akan dikelola, berbagai aspek akan menjadi pertimbangan utama, khusunya dampak lingkungan yang akan ditimbulkan bagi masyarakat sekitar.

"Kalau dikelola, akan dipikirkan bagaimana dampaknya, bagaimana pemberdayaannya terhadap manfaat positif daerah ketika diolah, lalu bagaimana dampak lingkungan yang akan diakibatkan ketika ini diolah. Pemerintah dalam hal ini perlu memperhatikan juga dari gejolak-gejolak masyarakat yang terjadi," jelasnya.

Ilham juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tidak akan mengambil langkah yang berpotensi merugikan masyarakat.

Ia menjamin bahwa pengelolaan tidak akan dilaksanakan apabila berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat di sekitar wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....