Umat Islam Diminta Jaga Konsistensi Ibadah Pasca Ramadan
- 13 Apr 2026 22:53 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang — Memasuki penghujung bulan Syawal, umat Islam diingatkan untuk tidak menjadikan berakhirnya Ramadan sebagai titik akhir semangat beribadah. Sebaliknya, Syawal menjadi momentum penting untuk menguji konsistensi amal yang telah dibangun selama bulan suci.
Hal tersebut disampaikan Ustazah Hayatul Rahmi, Lc., dalam Dialog Kajian Islami RRI Banda Aceh, Jumat 10 April 2026, Ia menjelaskan Ramadan merupakan bulan pendidikan spiritual yang melatih kedisiplinan, pengendalian diri, serta keistiqamahan dalam menjalankan ibadah.
Menurutnya, Idul Fitri bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk ganjaran dari Allah SWT setelah umat Islam menunaikan ibadah puasa selama sebulan penuh. Namun setelah itu, Syawal hadir sebagai fase pengujian terhadap kualitas keimanan.
“Di bulan Syawal inilah terlihat, apakah kita hanya menjadi hamba Ramadan atau tetap menjadi hamba Allah setelah Ramadan berlalu,” ujarnya.
Ia menambahkan, salah satu amalan yang dianjurkan untuk menjaga kesinambungan ibadah adalah puasa enam hari di bulan Syawal. Amalan tersebut tidak hanya memiliki keutamaan pahala yang besar, tetapi juga menjadi sarana melatih konsistensi dalam beribadah.
Selain itu, menjaga rutinitas ibadah seperti salat tepat waktu, tilawah Al-Qur’an, bersedekah, serta mempererat silaturahmi juga menjadi kunci agar nilai-nilai Ramadan tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari.
Ustazah Hayatul Rahmi menegaskan, dalam beribadah kualitas lebih utama daripada kuantitas. Amal yang dilakukan secara konsisten, meskipun sedikit, lebih dicintai oleh Allah SWT dibandingkan amalan besar yang tidak berkelanjutan.
Melalui momentum Syawal ini, umat Islam diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas ibadah, sehingga semangat Ramadan tidak hanya bersifat musiman, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....