PGRI Situjuah Limo Nagari Gelar Halalbihalal, Tekankan Silaturahmi Antar Guru
- 11 Apr 2026 17:54 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Lima Puluh Kota - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, menggelar halalbihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di Aula SMK Negeri 2 Payakumbuh, Sabtu 11 April 2026. Kegiatan dimaksud disasar menjadi momentum memperkokoh kebersamaan para pendidik lintas jenjang.
Acara itu mengusung tema “Sucikan Hati, Sambung Silaturahmi, Pererat Ukhuwah dalam Indahnya Kebersamaan”. Tema tersebut mencerminkan semangat dan spirit baru, guna memperkuat hubungan antarguru sekaligus konsolidasi organisasi di wilayah Kecamatan Situjuah Limo Nagari.
Kegiatan halalbihalal dihadiri Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha, Bunda PAUD, unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, pengurus PGRI, serta perwakilan instansi lintas kecamatan.
Selain itu, hadir pula para guru dari berbagai satuan pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, madrasah, pondok pesantren, hingga sekolah luar biasa di kawasan tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Sri Maryanti, seorang pendidik dari Pondok Pesantren, Al Makmur Tungkar. Lantunan ayat suci menghadirkan suasana khidmat di awal kegiatan.
Suasana kemudian berubah lebih cair ketika Wakil Bupati membuka sambutannya dengan pantun yang disambut tepuk tangan para peserta. Kehangatan langsung terasa di tengah forum silaturahmi tersebut.
Dalam sambutannya, Ahlul Badrito Resha menegaskan pentingnya halalbihalal sebagai sarana mempererat hubungan sosial dan saling memaafkan setelah menjalani dinamika selama setahun.
“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun semangat baru dalam menjalankan tugas sebagai pendidik,” ujar Rito dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga nilai moral dan keagamaan.
“Guru diharapkan mampu menanamkan ilmu pengetahuan sekaligus adab kepada generasi muda,” tambahnya.
Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Ustad Bombom yang berasal dari Kampar, Riau. Ceramah yang disampaikan dengan gaya interaktif dan humoris tersebut mampu menarik perhatian para peserta.
Melalui materi bertema kedisiplinan guru, penceramah mengajak para pendidik menjaga komitmen, profesionalitas, serta membangun keharmonisan dalam lingkungan sekolah.
Kegiatan ditutup dengan makan bersama yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Para peserta berharap kebersamaan tersebut menjadi energi baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di daerah Kabupaten Limapuluh Kota.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....