Istiqamah setelah Ramadan, Kunci Menjaga Konsistensi Ibadah
- 07 Apr 2026 19:55 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Istiqamah setelah Ramadan menjadi ujian penting bagi setiap muslim untuk menjaga kualitas ibadah.
- Keberhasilan Ramadan diukur dari sejauh mana perubahan positif tetap terjaga setelah bulan suci.
- Rutinitas sederhana seperti salat berjamaah dan membaca Al-Qur’an menjadi indikator istiqamah.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Istiqamah setelah Ramadan menjadi ujian nyata bagi setiap muslim dalam menjaga kualitas ibadah. Hal ini disampaikan Akademisi UIN Antasari Muhammad Rif'at, M.Ag dalam dialog Tabligh Udara di RRI Pro1 Banjarmasin, Selasa malam 7 April 2026.
Menurutnya, banyak orang mampu meningkatkan ibadah saat Ramadan, namun tidak sedikit yang kembali menurun setelahnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa konsistensi lebih sulit daripada memulai kebaikan.
“Ramadan itu melatih, tapi yang paling berat adalah menjaga hasil latihan itu setelahnya,” ucap Muhammad Rif'at. “Istiqamah adalah bukti bahwa ibadah kita benar-benar berdampak dalam kehidupan.”
Dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Antasari tersebut menilai, keberhasilan Ramadan tidak diukur dari seberapa ramai ibadah saat itu saja. Tetapi sejauh mana perubahan itu bertahan dalam keseharian setelah bulan suci berlalu.
“Kalau setelah Ramadhan kita kembali seperti semula, berarti ada yang belum tuntas dalam proses ibadah kita,” katanya. “Ramadan seharusnya membentuk kebiasaan baru yang lebih baik.”
Ia menambahkan, menjaga rutinitas sederhana seperti salat berjemaah dan membaca Al-Qur’an dapat menjadi indikator istiqamah. Konsistensi dalam hal kecil justru lebih bermakna dibandingkan amal besar yang hanya sesaat.
“Jangan meremehkan amal kecil yang terus dilakukan, karena itu yang menjaga iman tetap hidup,” ujar Muhammad Rif'at. “Allah lebih mencintai amal yang konsisten walaupun sedikit.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....