Amien Widodo Soroti Minimnya Kepedulian Warga terhadap Risiko Bencana

  • 05 Apr 2026 19:57 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pakar kebencanaan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Dr. Amien Widodo, mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana di lingkungan sekitar. Ia mencontohkan, masih banyak warga di Surabaya yang belum peduli terhadap keberadaan sesar aktif yang berpotensi memicu gempa bumi.

"Ada sesar patahan di Surabaya yang bisa menimbulkan gempa, tapi banyak orang tidak ingin tahu, jangan takut istilahnya,” ujarnya, Minggu, 5 April 2026. Menurut Amien, sikap abai masyarakat terhadap informasi kebencanaan menjadi tantangan tersendiri dalam upaya mitigasi.

Banyak warga justru menghindari informasi terkait potensi dan bahaya bencana alam. “Ketika kita ingin memberitahu tentang potensi dan bahaya bencana, mereka tidak mau tahu dan langsung pergi,” katanya.

Ia juga menyoroti perilaku masyarakat yang tetap membangun hunian di kawasan rawan, seperti bantaran sungai maupun daerah resapan air. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap risiko bencana.

“Seperti rumah di pinggir sungai atau di daerah resapan air yang dibangun jadi vila. Itu bentuk sikap egois dan tidak mau tahu risiko,” ucapnya.

Amien menegaskan, peningkatan kapasitas masyarakat menjadi kunci untuk mengurangi dampak bencana. Edukasi dan kesiapsiagaan perlu terus didorong agar masyarakat mampu melindungi diri.

“Kalau kapasitas kita diperbaiki, misalnya saat ada dorongan kita bisa berdiri, maka peluang selamat lebih besar,” ujarnya. Selain itu, ia menekankan pentingnya perbaikan kualitas bangunan, termasuk pondasi rumah agar lebih tahan terhadap bencana.

Upaya ini dinilai dapat meningkatkan keselamatan masyarakat secara signifikan. "Kita berharap masyarakat bisa peduli akan keselamatan diri dan keluarga dalam memitigasi dan menghadapi ancaman bencana alam," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....