Hanya 21 Persen Tertangani, Produksi Sampah Banjarmasin Kian Mengkhawatirkan

  • 03 Apr 2026 15:47 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin — Lonjakan produksi sampah di kota Banjarmasin kian memprihatinkan, pasca Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Basirih disegel. Persoalan ini tak lepas dari keterbatasan kuota pengiriman ke TPA Regional Banjarbakula yang hanya mampu menampung sekitar 200 ton sampah per hari.

Kondisi semakin kritis saat operasional TPA Regional Banjarbakula nterhenti alias libur. Dampaknya tak main-main: distribusi sampah langsung lumpuh total, membuat Tempat Penampungan Sementara (TPS) dipenuhi tumpukan yang tak terangkut.

“Ketika TPA libur, sampah tidak bisa dibuang sama sekali. Ini yang menyebabkan penumpukan di TPS,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar.

Di tengah tekanan tersebut, Tezar mengklaim pihaknya telah bergerak cepat dengan melakukan koordinasi lintas tim dan tetap menjalankan pelayanan sesuai arahan Wali Kota Banjarmasin. Namun, ia mengakui langkah reaktif saja tidak cukup untuk menyelesaikan masalah yang terus berulang.

Menurutnya, solusi mendasar justru ada pada perubahan perilaku masyarakat dengan melakukan pemilahan sampah dari sumber, terutama untuk sampah organik. “Agar tidak lagi membuang sampah organik ke TPS, melainkan mengelolanya secara mandiri. Kesadaran masyarakat sangat kita perlukan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah mengandalkan optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Saat ini, tercatat 17 unit TPS3R telah beroperasi, dengan dua unit tambahan masih dalam tahap pengembangan, yaitu rumah cacah dan rumah pilah sampah.

Namun data menunjukkan hanya sekitar 21,36 persen sampah di Banjarmasin yang dikelola dengan baik, angka yang mencerminkan rendahnya efektivitas sistem sekaligus minimnya partisipasi masyarakat. “Penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu kesadaran bersama agar tidak membuang sampah sembarangan,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....