Program Literasi di Rutan Praya Jadi Bekal Reintegrasi Sosial Warga Binaan

  • 31 Mar 2026 21:48 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Program literasi yang diinisiasi Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Praya dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan.

Melalui kegiatan pendampingan pemanfaatan buku bacaan, warga binaan didorong untuk mengisi waktu dengan aktivitas yang produktif dan edukatif selama menjalani masa pembinaan.

Kepala Rutan Kelas IIB Praya, M. Syaripiddin Hazri, mengapresiasi inisiatif tersebut karena dinilai mampu memperkuat program pembinaan yang telah berjalan di lingkungan rutan.

“Program pendampingan ini sangat membantu kami dalam membekali warga binaan dengan nilai-nilai edukatif. Dengan demikian, waktu yang mereka jalani di rutan dapat dimanfaatkan secara lebih produktif dan bermanfaat,” ungkapnya, Kamis 13 Maret 2026.

Ia menilai keberadaan bahan bacaan berkualitas sangat penting untuk mendukung pembentukan karakter serta memperluas wawasan warga binaan.

Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan membaca juga diharapkan mampu menjadi bentuk rekreasi mental yang sehat di tengah keterbatasan ruang gerak.

Balai Bahasa NTB dan pihak rutan berharap program ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mempersiapkan warga binaan kembali ke masyarakat.

Dengan peningkatan literasi, warga binaan diharapkan memiliki bekal pengetahuan, empati, dan keterampilan yang lebih baik untuk menjalani kehidupan sosial setelah bebas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....