Hadapi Kemarau, BPBD Balangan Mulai Siapkan Antisipasi Karhutla

  • 31 Mar 2026 19:39 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Balangan - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai diwaspadai di Kabupaten Balangan seiring prediksi masuknya musim kemarau pada April atau Mei 2026. Karakteristik wilayah yang didominasi lahan gambut serta tumpukan jerami kering pascapanen menjadi risiko utama yang kini mulai dimitigasi.

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, menjelaskan saat ini wilayahnya masih berada dalam masa transisi atau pancaroba yang ditandai dengan cuaca tidak menentu. Meski status siaga Karhutla secara resmi belum ditetapkan, koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus dilakukan secara intensif.

"Penetapan status siaga Karhutla nanti akan mengikuti kebijakan dari provinsi, apakah di bulan Mei atau bisa mundur lagi. Semua tergantung pada potensi kerawanan di lapangan," ujarnya pada Selasa, 31 Maret 2026.

Terkait kesiapan armada, Rahmi memastikan sarana dan prasarana untuk penanganan kebakaran saat ini sudah dalam kondisi siap di berbagai titik. Satu unit armada pemadam kebakaran telah disiagakan di setiap kecamatan, ditambah dukungan mesin alkon di setiap desa.

Rahmi menambahkan kerawanan tinggi berada di area persawahan yang banyak terdapat tumpukan jerami kering sisa musim panen padi. Kondisi tersebut dinilai sangat rentan memicu titik api, terutama pada lahan gambut yang memiliki karakteristik api bawah tanah yang sulit dipadamkan.

"Lahan-lahan mulai kering pascapanen dan jeraminya siap dibakar, apalagi mayoritas adalah lahan gambut yang mudah terbakar. Kesiapsiagaan sarana prasarana ini kami harapkan bisa menekan potensi Karhutla," katanya.

Selain kesiapan fisik, sosialisasi kebencanaan kepada masyarakat juga terus digencarkan guna meningkatkan kesadaran akan bahaya pembukaan lahan dengan cara membakar. Partisipasi warga dinilai sangat penting agar risiko kebakaran besar dapat diminimalkan.

Rahmi berharap langkah mitigasi sejak dini ini mampu menjaga stabilitas lingkungan selama musim kemarau berlangsung. Kesiagaan personel terus dimaksimalkam guna memastikan setiap kemunculan potensi api dapat segera ditangani sebelum meluas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....