Okupansi Hotel di Kota Bandung Tembus 90 Persen Pasca Lebaran 2026
- 31 Mar 2026 11:05 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Tingkat hunian hotel di Kota Bandung mengalami lonjakan signifikan pasca libur Lebaran 2026. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kota Bandung mencatat okupansi hotel menembus angka di atas 90 persen, seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Kembang.
Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Jujunan Mustafa, mengungkapkan bahwa peningkatan aktivitas pariwisata sudah terlihat sejak sepekan sebelum Lebaran.
“Kalau jumlah kunjungan itu memang berada di kisaran 700 ribuan. Data yang kami miliki menunjukkan tren kenaikan sudah terjadi sejak seminggu sebelum Lebaran,” ujar Adi, Selasa 31 Maret 2026.
Berdasarkan data Disbudpar, total kunjungan wisatawan ke Kota Bandung selama periode Lebaran mencapai sekitar 720 ribu orang. Angka tersebut mengalami peningkatan sekitar 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Lonjakan kunjungan terjadi pada puncak arus libur Lebaran, khususnya pada H+2 dan H+3, yang jatuh pada hari Senin dan Selasa. Pada periode tersebut, tingkat hunian hotel di berbagai kawasan wisata di Bandung tercatat mengalami peningkatan tajam hingga melampaui 90 persen.
Tidak hanya sektor perhotelan, peningkatan juga terjadi pada sektor transportasi. Volume penumpang di stasiun kereta api dan terminal bus di wilayah Bandung tercatat naik sekitar 15 persen dibandingkan tahun lalu.
Adi menilai, kebijakan fleksibilitas kerja seperti working from anywhere (WFA) yang diterapkan oleh pemerintah maupun sektor swasta turut mendorong meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran.
“Kelihatannya kebijakan WFA ini cukup berpengaruh. Masyarakat jadi lebih leluasa untuk bepergian tanpa terikat lokasi kerja,” katanya.
Ia menambahkan, secara nasional pergerakan masyarakat selama periode Lebaran tahun ini mencapai lebih dari 100 juta orang. Kondisi tersebut memberikan dampak positif bagi kota-kota tujuan wisata, termasuk Kota Bandung.
“Bandung sebagai salah satu destinasi wisata unggulan tentu ikut terdampak positif dari tingginya mobilitas masyarakat tersebut,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....