Perkuat Deteksi Dini Penyakit, Pemrov Sulbar Bangun Labkesmas
- 26 Mar 2026 18:41 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Sebagai upaya memperkuat sistem ketahanan kesehatan daerah melalui penguatan deteksi dini penyakit, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyiapkan pengembangan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) berstandar Biosafety Level 2 (BSL-2) Plus.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar, Nursyamsi Rahim, dalam wawancaranya mengatakan, penguatan melalui pengembangan laboratorium merupakan langkah strategis untuk penanganan penyakit agar dapat ditangani secara cepat dan tepat. Selain itu, optimalisasi layanan juga dapat berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Penguatan laboratorium menjadi langkah penting dalam upaya preventif. Deteksi dini sangat menentukan agar penanganan penyakit bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” ujarnya saat melakukan pemantauan langsung ke Labkesmas Sulbar, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia menambahkan, kapasitas laboratorium di tingkat provinsi saat ini masih terbatas, terutama dalam mendukung diagnosis penyakit secara menyeluruh. Oleh karena itu, pengembangan Labkesmas menjadi kebutuhan mendesak.
Laboratorium dengan standar BSL-2 dirancang untuk menangani agen penyakit dengan risiko sedang, termasuk pemeriksaan berbasis PCR terhadap berbagai penyakit menular. Sistem ini dilengkapi dengan standar keamanan hayati yang ketat. Untuk kedepannya Labkesmas Sulbar juga akan dimanfaatkan sebagai fasilitas skrining kesehatan untuk masyarakat secara lebih luas.
“Ke depan kita ingin layanan laboratorium berjalan berjenjang, mulai dari Puskesmas, kabupaten, hingga provinsi. Semua harus terhubung dan saling mendukung,” jelasnya.
Melalui pengembangan Labkesmas BSL-2 Plus ini, Pemprov Sulbar berharap dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat sistem deteksi dini penyakit di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....