Pusat Alokasikan Rp135 Miliar untuk Proyek Pertanian Sumbawa

  • 26 Mar 2026 13:58 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Sumbawa - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian, mengalokasikan anggaran lebih dari Rp135 miliar, untuk mendukung enam paket proyek strategis pertanian di Kabupaten Sumbawa pada tahun anggaran 2026. Langkah ini merupakan hasil komunikasi intensif dan lobi yang dilakukan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, bersama jajaran pemerintah daerah, demi memastikan keberlanjutan pembangunan sektor pertanian di wilayah Tana Samawa.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusnawati, M.Si, Kamis 26 Maret 2026 mengungkapkan, alokasi ini ditujukan untuk enam program strategis yang meliputi optimalisasi lahan (Oplah), cetak sawah baru, irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, pembangunan konservasi berupa cekdam, dan program Upland. Seluruh kegiatan proyek berada di bawah kendali langsung Kementerian Pertanian, dengan koordinasi bersama Pemprov NTB dan Universitas Mataram untuk aspek desain teknis dan supervisi pelaksanaan.

“Enam proyek ini merupakan prioritas nasional yang sengaja ditempatkan di Sumbawa karena potensi pertanian yang besar dan kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas lahan,” jelas Wayan Rusmawati.

Rincian anggaran yang terserap pada masing-masing proyek antara lain, program optimalisasi lahan seluas 2.000 hektare dengan alokasi Rp9,2 miliar; cetak sawah baru 2.500 hektare menelan Rp87,5 miliar; irigasi perpompaan 150 unit Rp22,95 miliar; irigasi perpipaan 19 unit Rp1,786 miliar; bangunan konservasi (cekdam) Rp1,8 miliar; serta program Upland 2026 dengan luas 167 hektare pada 27 kelompok tani menyerap Rp 12,08 miliar. Program Upland juga mencakup pengadaan bibit bawang merah, pupuk organik, pestisida nabati, dan alat serta mesin pertanian (alsintan).

Menurut Wayan Rusmawati, langkah ini tidak hanya meningkatkan kapasitas lahan pertanian, tetapi juga mendorong kesejahteraan petani melalui optimalisasi produksi pangan, diversifikasi komoditas, dan penerapan teknologi pertanian modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....