Gubernur Perintahkan Penanganan Darurat Kebakaran di Alas Sumbawa
- 22 Mar 2026 13:48 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Kebakaran
- Alas, Sumbawa
- Gubernur NTB
RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memerintahkan langkah darurat menyusul kebakaran permukiman di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Ahad dini hari, 22 Maret 2026. Sedikitnya 36 rumah terdampak, sementara satu anggota pemadam kebakaran tewas saat bertugas.
Api dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 00.15 WITA di Dusun Pok, Desa Kalimango. Dalam hitungan jam, puluhan rumah dilalap. Data sementara mencatat 31 unit rumah rusak berat dan lima lainnya rusak sebagian. Sebanyak 129 jiwa terdampak.
Di tengah upaya pemadaman, seorang petugas Damkar Kecamatan Alas, M. Solikin, meninggal dunia. Ia diduga tersengat listrik saat menjalankan tugas.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal melalui juru bicara pemerintah provinsi, Ahsanul Khalik, menegaskan penanganan tidak boleh lambat. Terlebih, peristiwa ini terjadi di tengah suasana Idulfitri.
“Gubernur meminta seluruh langkah penanganan dilakukan cepat dan terkoordinasi. Kebutuhan dasar warga harus segera dipenuhi,” kata Khalik, Minggu.
Iqbal juga menyampaikan duka atas gugurnya petugas pemadam tersebut. Ia menyebut kematian Solikin sebagai kehilangan dalam tugas kemanusiaan.
“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami menyampaikan duka mendalam. Beliau gugur dalam tugas kemanusiaan,” ujar Iqbal.
Pemerintah provinsi, kata dia, telah meminta koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk menangani keluarga korban, termasuk pengajuan santunan kepada ahli waris melalui Kementerian Sosial.
Instruksi tanggap darurat juga telah disampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB dan Dinas Sosial P3A NTB. Bantuan logistik mulai disiapkan.
Kepala BPBD NTB Sadimin mengatakan bantuan yang disalurkan meliputi paket pangan, sandang, tikar, terpal, hingga tenda keluarga. “Kebutuhan dasar warga menjadi prioritas,” kata Sadimin.
Kepala Dinas Sosial P3A NTB Masyhuri menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa agar distribusi bantuan tepat sasaran. “Buffer stock tersedia, mulai dari selimut, tenda, hingga makanan siap saji,” ujarnya.
Hingga Minggu siang, kondisi di lokasi dilaporkan mulai kondusif. Tim gabungan masih melakukan pendataan lanjutan terhadap korban dan kerusakan.
Pemerintah Provinsi NTB mengingatkan warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat instalasi listrik yang tidak aman dan kelalaian penggunaan api.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....