Kebakaran Kalimango Hanguskan 31 Rumah

  • 22 Mar 2026 09:20 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Sumbawa - Jumlah rumah yang terdampak kebakaran hebat di Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, bertambah signifikan menjadi 31 unit. Angka ini meningkat dari laporan awal yang menyebutkan sekitar 20 unit rumah terbakar.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu 22 Maret 2026 dini hari sekitar pukul 01.25 Wita di RT 01 dan RT 02, Kampung Sawo, Dusun Pok. Api dengan cepat membesar dan melahap puluhan rumah warga, menyebabkan sebagian besar harta benda tidak dapat diselamatkan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si, dalam keterangannya menjelaskan bahwa tim pemadam menerima laporan dari warga dan segera bergerak ke lokasi kejadian.

“Pasukan dari Pos Alas tiba di lokasi sekitar pukul 02.07 Wita dan langsung melakukan upaya pemadaman, dibantu armada dari Mako serta Pos Utan,” ujarnya.

Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit fire jeep dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Proses pemadaman juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Damkartan hingga masyarakat setempat yang bahu-membahu membantu memadamkan api.

Menurut Sahabuddin, api dengan cepat menghanguskan 31 unit rumah, dengan sekitar 29 unit di antaranya terdampak berat. Hampir seluruh material di dalam rumah warga dilaporkan habis terbakar.

Meski demikian, berkat kesigapan petugas dan dukungan warga, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke wilayah lain. Api akhirnya dapat dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 06.07 Wita.

Di balik keberhasilan tersebut, insiden ini menyisakan duka mendalam. Seorang anggota pemadam kebakaran, M. Solikin, gugur saat menjalankan tugas.

Solikin yang menjabat sebagai Komandan Regu (Danru) Pos Damkar Alas meninggal dunia setelah tersengat arus listrik bertegangan tinggi saat berupaya memadamkan api di lokasi kejadian.

“Almarhum gugur dalam tugas saat melakukan pemadaman di tempat kejadian kebakaran,” ungkap Sahabuddin.

Hingga saat ini, total kerugian materiil dalan peristiwa itu belum dapat dipastikan dan masih dalam proses pendataan.

Di balik keberhasilan pemadaman, peristiwa ini menyisakan duka mendalam. Seorang anggota pemadam kebakaran, M. Solikin, meninggal dunia saat menjalankan tugas. Almarhum yang menjabat sebagai Komandan Regu Pos Damkar Alas diduga tersengat arus listrik bertegangan tinggi saat melakukan pemadaman.

Menurut keterangan, insiden terjadi karena jaringan listrik di lokasi belum sempat dipadamkan saat proses pemadaman berlangsung. Saat berupaya menjinakkan api, korban tersengat listrik, terjatuh, dan segera dievakuasi ke Puskesmas Alas. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

“Almarhum gugur dalam tugas saat melakukan pemadaman,” kata Sahabuddin.

Ia menambahkan, tidak ada korban lain dalam insiden tersebut. Menurutnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang sigap dan menjadi penggerak bagi anggota di lapangan.

Pasca kejadian, tidak ada perubahan standar operasional prosedur (SOP) dalam penanganan kebakaran. Namun, pihaknya menyoroti pentingnya percepatan pemutusan aliran listrik di lokasi kejadian guna mencegah insiden serupa terulang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....