Perbedaan Idulfitri Diminta Jadi Ajang Saling Menghargai
- 20 Mar 2026 14:15 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PD Muhammadiyah) Tolitoli, Sunarjo, mengajak masyarakat untuk menyikapi perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri dengan bijak dan penuh toleransi.
Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai oleh Radio Republik Indonesia usai pelaksanaan shalat Idul Fitri di kompleks Perguruan Muhammadiyah, Jumat (20/3/2026) pagi.
Menurut Sunarjo, meskipun terdapat perbedaan penetapan hari raya antara Muhammadiyah dan pemerintah, kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi bahan perdebatan di tengah masyarakat. Sebaliknya, perbedaan itu perlu dijadikan momentum untuk saling menghargai dan menghormati.
“Perbedaan ini hendaknya tidak diperdebatkan, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat sikap saling menghormati antar umat,” ujarnya Jumat 20 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa penetapan Idul Fitri bagi warga Muhammadiyah didasarkan pada hasil keputusan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Pelaksanaan shalat Idul Fitri yang digelar di kompleks Perguruan Muhammadiyah tersebut diikuti oleh warga Muhammadiyah dari berbagai wilayah, tidak hanya dari Kecamatan Baolan, tetapi juga dari luar daerah, seperti Kecamatan Galang.
Kegiatan ibadah berlangsung khusyuk dan tertib, mencerminkan semangat kebersamaan meski terdapat perbedaan dalam penetapan hari raya.
Melalui momentum Idul Fitri ini, Sunarjo berharap masyarakat dapat terus menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai toleransi dalam kehidupan beragama di Kabupaten Tolitoli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....