Pemko Batam Hadapi Gap Anggaran Rp2,3 Triliun dalam Penyusunan RKPD 2027

  • 16 Mar 2026 15:28 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Kota Batam menghadapi selisih kebutuhan anggaran yang cukup besar dalam penyusunan RKPD tahun 2027. Hal tersebut disampaikan dalam Musrenbang RKPD tingkat Kota Batam tahun 2026.

Kepala Bappeda Kota Batam Tri Wahyu Rubianto mengatakan pemerintah telah menghitung kemampuan keuangan daerah dalam perencanaan pembangunan.

“Pagu indikatif perencanaan RKPD Kota Batam tahun 2027 adalah sebesar Empat Triliun Lima Ratus Delapan Puluh Sembilan Miliar Empat Belas Juta Delapan Ratus Lima Belas Ribu Enam Ratus Tujuh Belas Rupiah,” ujarnya.

Namun jumlah tersebut belum mampu menutupi seluruh kebutuhan pembangunan yang diusulkan.

“Masih terdapat gap sebesar tiga puluh empat koma nol empat persen,” kata Tri Wahyu.

Ia menjelaskan nilai selisih antara kebutuhan pembangunan dan kemampuan anggaran cukup besar.

“Atau sebesar dua triliun tiga ratus enam puluh tujuh miliar sembilan ratus enam puluh enam juta seratus dua puluh tujuh ribu tujuh ratus dua puluh dua koma tiga puluh sembilan rupiah,” jelasnya.

Untuk mengatasi kondisi tersebut pemerintah perlu menetapkan sejumlah kebijakan penganggaran.

“Fokus kepada program yang berdampak langsung kepada masyarakat sehingga keterbatasan fiskal mampu menghasilkan manfaat yang optimal,” ujarnya.

Selain itu pemerintah juga akan mencari sumber pembiayaan alternatif untuk mendukung pembangunan.

“Optimalisasi sumber pembiayaan alternatif bisa melalui sinkronisasi program pemerintah pusat dan provinsi CSR atau skema KPBU,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....