Stock BBM-LPG Aman di Kalbar Pertamina Minta Masyarakat Tidak Lakukan Panic Buying

  • 08 Mar 2026 22:39 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak : Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Kalimantan Barat tetap aman selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H tahun 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun menyatakan, untuk kelancaran distribusi dan pemantauan BBM ini, Pertamina Patra Niaga juga sudah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan Idul Fitri (Rafi) 2026.

“Jadi masyarakat saya harap jangan melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying karena stok energi dipastikan tercukupi,” kata Edi Mangun.

Edi Mangun, menambahkan, dukungan media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang positif kepada masyarakat terkait operasional Pertamina selama masa Satgas.

“Kami berharap rekan-rekan media dapat membantu memberitakan hal-hal positif terkait operasional Pertamina. Hal ini penting karena akan berdampak langsung kepada konsumen dan dapat menghindari terjadinya panic buying,” ujarnya di Pontianak, Minggu 8 Maret 2026.

Menurutnya, apabila masyarakat tidak panik dalam membeli BBM, maka proses pengisian di SPBU dapat berjalan lebih lancar dan nyaman bagi semua pengguna.

Sementara itu, Widhi Tri Adhi Hidayat selaku Sales Area Manager (SAM) Kalimantan Barat menjelaskan bahwa Pertamina di wilayah Kalbar telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.

Ia mengatakan Satgas Rafi 2026 akan mulai bertugas pada 9 Maret hingga 1 April 2026.

“Kami di Sales Area Kalimantan Barat akan menjalankan Satgas Rafi mulai tanggal 9 Maret hingga 1 April 2026. Sejumlah langkah sudah kami lakukan sejak satu minggu sebelumnya, salah satunya dengan melakukan build up stock di seluruh SPBU serta pangkalan LPG,” jelasnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat yang merayakan Idul Fitri dapat memperoleh BBM maupun LPG sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu, Pertamina juga terus memantau distribusi BBM di berbagai daerah agar penyalurannya tetap berjalan lancar.

Widhi menyebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan konsumsi BBM di Kota Pontianak, terutama untuk jenis gasoline seperti Pertalite dan Pertamax.

“Terhitung sejak dua hari terakhir terjadi peningkatan konsumsi gasoline sekitar 18 hingga 20 persen di wilayah Pontianak,” katanya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina telah menambah pasokan BBM di sejumlah SPBU. Bahkan pada malam hari dilakukan penambahan suplai sekitar 72 ribu liter agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini distribusi BBM di Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak, masih berjalan lancar.

“Kami memastikan stok BBM disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu kami juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM secara wajar dan tidak berlebihan,” ujarnya.

Pertamina menegaskan bahwa stok dan suplai BBM di SPBU wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak, dalam kondisi aman.

Dengan demikian masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan BBM selama periode Ramadan hingga Idul Fitri 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....