Gerakan Pangan Murah Sulteng Dipadati Warga
- 04 Mar 2026 21:14 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terpantau dipadati masyarakat pada hari pertama penyelenggaraan, Rabu 4 Maret 2026. Bertempat di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, program ini menjadi tumpuan warga dalam mendapatkan bahan pokok (bapok) dengan harga terjangkau menjelang Idulfitri.
GPM telah menjadi agenda rutin Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah dalam memastikan stabilisasi bahan pokok dan pengendalian inflasi, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN). Khusus menyambut Hari Raya Idul Fitri, GPM rencananya akan digelar di empat titik guna memudahkan masyarakat dalam mengakses pangan murah.
Salah satu masyarakat yang berbelanja, Tari mengaku senang dengan hadirnya program Pasar Murah. Ia pun cukup rutin memantau media sosial untuk mendapatkan informasi terkini terkait giat tersebut.
"Saya mendapat info dari media sosial dan selalu menantikan program ini karena bahan pokok yang dijual murah," ujarnya saat ditemui seusai berbelanja.
Baca Juga: Pemprov Sulteng Gelar Pasar Murah di Empat Titik
Ia pun telah membeli bahan pokok yang dibutuhkan di rumah, seperti gula, minyak goreng, hingga beras. Untuk saat ini, seluruh bapok yang dibeli akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
"Ini untuk dipakai sehari-hari saja dulu," ucapnya singkat.
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Sulteng, Huria Fatimah, menjelaskan bahwa GPM kali ini juga mendukung program "Berani Murah" yang digagas Pemerintah Provinsi. Selain komoditi bersubsidi, pihaknya juga menggandeng mitra ritel modern untuk menyediakan paket promo.
"Kami juga melibatkan beberapa mitra seperti Indomaret dan Alfamart, berbagai item yang dijual ada promosinya dan berada di bawah harga toko," tutur Huria.
Menyikapi antusiasme yang tinggi, Huria mengimbau masyarakat agar tetap tertib dan tidak perlu khawatir kehabisan stok. Dinas Pangan memastikan pasokan bapok akan mencukupi kebutuhan warga di seluruh titik pelaksanaan hingga 11 Maret 2026.
"Kami harap masyarakat tertib dalam berbelanja karena kami telah menyiapkan bapok dan Insya Allah semuannya dapat, khususnya yang disubsidi," kata Huria.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....