PSMTI Mimika Letakkan Batu Pertama Yayasan Peduli Kasih Tionghoa
- 28 Feb 2026 20:20 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID,MIMIKA – Dewan Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Mimika menggelar peletakan batu pertama pembangunan Yayasan Peduli Kasih Tionghoa, Sabtu 28 februari 2026, di Jalan Budi Utomo Ujung,mimika. Kegiatan ini menjadi langkah awal pembangunan gedung yayasan yang akan difungsikan sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan kebudayaan masyarakat Tionghoa di Mimika.
Acara tersebut dihadiri Bupati Mimika, Johannes Rettob dan ibu, ketua yayasan, para donatur, orang tertua, toko agama ibu pendeta dan bapa pendeta, kepala BRI dan semua tamu yang hadir. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan fasilitas sosial yang digagas PSMTI Mimika.
Ketua PSMTI Mimika, Rusli Gunawan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa lahan pembangunan memiliki lebar 27 meter dan panjang 115 meter dengan total luas 3.105 meter persegi. Dari keseluruhan lahan tersebut, bangunan utama akan berdiri di atas lahan berukuran 22 x 54 meter atau seluas 1.188 meter persegi. Sementara area halaman depan seluas kurang lebih 27 x 40 meter akan difungsikan sebagai ruang parkir dan taman.

Rusli juga mengungkapkan bahwa tanah tersebut merupakan hibah dari keluarga Steven Tan serta keluarga Jegri. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan sehingga pembangunan yayasan dapat terlaksana. Menurutnya, kontribusi tersebut menjadi bentuk nyata kebersamaan dalam membangun fasilitas sosial bagi masyarakat.
Gedung yang akan dibangun mengusung arsitektur bernuansa budaya Tionghoa dengan dominasi warna merah dan kuning keemasan. Pada bagian gerbang dan tapak bangunan akan dipadukan unsur kayu dan batu. Meski tidak dibangun bertingkat, gedung akan ditinggikan sekitar 1,5 meter dari permukaan tanah dengan delapan anak tangga menuju pintu utama, sehingga memberikan kesan megah.
Bangunan ini dirancang multifungsi, meliputi sekretariat PSMTI, ruang olahraga, ruang rapat, ballroom berkapasitas sekitar 200 hingga 250 orang, serta ruang belajar mengajar. PSMTI juga berencana membuka beberapa ruang kelas untuk pembelajaran, termasuk kursus bahasa Mandarin yang dinilai semakin penting di era globalisasi, serta menyediakan ruang pembelajaran dan lain-lain.
.webp)
Terkait anggaran, Rusli menyebutkan estimasi dana pembangunan berkisar antara Rp4 miliar hingga Rp8 miliar, tergantung kebutuhan teknis di lapangan. Ia mengakui bahwa sejumlah donatur telah menyatakan dukungan, termasuk bantuan untuk kebutuhan pondasi dan material awal pembangunan.
PSMTI Mimika berharap pembangunan Yayasan Peduli Kasih Tionghoa ini dapat berjalan lancar dan menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan, serta pelestarian budaya yang terbuka bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Mimika.(SAN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....