Bupati Reynaldi Dukung Percepatan Pembangunan Akses Tol Patimban
- 25 Feb 2026 21:42 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Bupati Subang Reynaldy Putra Andita, BR, menerima audiensi PT Subang Sejahtera, yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati 1, Setda Kabupaten Subang, Selasa 24 Februari 2026. Direktur Utama PT. Jasamarga Akses Patimban (JAP) Victor Nazarenko Mahandre menyampaikan, Jasamarga akses Patimban merupakan bagian dari Konsorsium BUMN dan BUMD, termasuk PT Subang Sejahtera, serta melibatkan pihak swasta
"Saat ini terdapat enam pemegang saham dalam konsorsium tersebut. Saat ini terjadi pergerakan komposisi kepemilikan saham, di mana PT. Subang Sejahtera memiliki porsi sebesar 5 persen," ungkap Victor.
Ia juga menjelaskan, mulai tahun 2025, proyek tersebut, memasuki masa konsesi (selama 50 tahun ke depan. Ia menegaskan, hingga saat ini, dana sebesar Rp 1,5 triliun yang digunakan untuk pembebasan lahan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), bukan berasal dari Pemerintah.
"Akses Tol Patimban ruas Utara–Selatan akan menghubungkan Jalan Tol Cipali dengan Pelabuhan Patimban, sepanjang kurang lebih 37 kilometer," ujarnya.
Pembangunannya dibagi dalam beberapa zona. Untuk zona merah di sisi utara, pembangunan dilaksanakan oleh Pemerintah, dalam hal ini PUPR. Proyek tersebut, ditargetkan selesai pada kuartal II tahun 2027, bersamaan dengan rampungnya paket pekerjaan, yang menjadi tanggung jawab Pemerintah.
Komisaris Utama PT Subang Sejahtera Nenden Setiawati menyampaikan sebagai BUMD, pihaknya berharap, Jasamarga dapat mendorong para kontraktor, untuk menjalin kerja sama dengan BUMD, baik dalam penyediaan material, maupun kebutuhan pendukung lainnya. "Saya berharap, agar Direktur Utama, dapat kembali membahas kelanjutan konsorsium tersebut, sehingga arah kerja sama ke depan, menjadi lebih jelas, dan memberikan manfaat bagi daerah," kata Nenden.
Sementara itu, Bupati Subang Kang Rey, menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Subang, pada prinsipnya mendukung proyek strategis, khususnya pembangunan tol akses Cipali-Patimban. Kang Rey turut menyampaikan permohonan maaf, apabila kebijakan pembatasan jam operasional kendaraan besar, yang diterapkannya menimbulkan dampak terhadap kelancaran distribusi, maupun aktivitas proyek
“Untuk hal lain, kita dukung, Pemda mensupport apa yang diinginkan, Target 2027 Tol Cipali Patimban harus udah selesai,” tegas Kang Rey.
Hal tersebut juga diharapkan dapat menjadi daya tarik investasi di Kabupaten Subang, serta memberikan efek berganda pada multiplayer effect bagi pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, optimalisasi Pelabuhan Patimban, harus didukung dengan konektivitas yang terintegrasi.
Pelabuhan tersebut perlu saling terkoneksi dengan kawasan pengembangan, seperti Subang Smartpolitan dan Wahana Patimban. “Saya mohon dukungan untuk BUMD kami yaitu SS (Subang Sejahtera) agar bisa dilibatkan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, Pemerintah Daerah akan membuka ruang koordinasi lebih lanjut, guna memastikan seluruh proses berjalan, sesuai ketentuan dan prinsip kolaboratif. Ia menegaskan, yang dibahas bukan hanya terkait pembangunan infrastruktur, tetapi juga persoalan kendaraan besar yang menjadi perhatian bersama.
“Untuk berbagai permasalahan yang ada, In Syaa Allah, dikomunikasikan secara teknis dengan OPD bersangkutan,” tutur dia.
Di sisi lain, Bupati juga menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Subang, saat ini tengah mengakselerasi perbaikan infrastruktur jalan. Namun demikian, di lapangan masih terdapat sejumlah pekerjaan yang tertunda, akibat keterbatasan suplai material.
Pada prinsipnya, dirinya menegaskan, operasional kendaraan besar, tetap harus memperhatikan ketentuan yang berlaku, khususnya agar tidak melintasi ruas jalan provinsi, maupun jalan kabupaten yang berpotensi mengalami kerusakan. Ia menegaskan, setiap keputusan harus melalui pertimbangan yang matang, agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Terkait konsorsium, ia akan terlebih dahulu melakukan kajian secara menyeluruh, sebelum mengambil keputusan. “Saya tidak mau PT. Subang Sejahtera juga punya janji yang tidak ditepati, atau komitmen yang tidak selesai. Hal ini tentu membutuhkan waktu. Saya akan memikirkannya dengan baik dan matang,” pungkas Kang Rey.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....