Terminal Kijing Catat Kenaikan Trafik Kapal dan Arus Barang 2025

  • 20 Feb 2026 15:59 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Kinerja operasional Terminal Kijing sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif. Data PT Pelindo mencatat sebanyak 741 kapal sandar di terminal, meningkat 15 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 643 kapal.

Mayoritas kapal yang bersandar di Terminal Kijing adalah kapal domestik, mencapai 74,5 persen. Sisanya, 25,5 persen, merupakan kapal internasional, menegaskan peran terminal ini dalam arus logistik nasional maupun global.

“Selain trafik kapal, arus barang di terminal juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Untuk komoditas curah cair, volume yang dilayani mencapai 1,5 juta ton,” kata General Manager PT Pelindo Regional 2 Pontianak, Kalbar Yanto di Pontianak, Jumat, 20 Februari 2026.

Curah kering yang masuk maupun keluar terminal tercatat sebesar 2,5 juta ton, sedangkan general cargo mencapai 116 ribu ton sepanjang 2025. Dari sisi ekspor, curah cair berupa CPO dan turunannya tercatat mencapai 460.988 ton. Sementara impor curah kering tercatat sebesar 392.181 ton, memperkuat posisi Terminal Kijing sebagai simpul distribusi komoditas unggulan Kalbar.

Menurutnya, dalam hal infrastruktur, progres relokasi jalan nasional menuju kawasan terminal per 8 Februari 2026 sudah mencapai 73,9 persen dan ditargetkan selesai pada Maret 2026. Penyelesaian akses ini diharapkan memperlancar konektivitas logistik dan meningkatkan keselamatan transportasi barang.

Memasuki awal 2026, Terminal Kijing bersiap memperkuat layanan petikemas. Dalam waktu dekat akan didatangkan satu unit Quay Container Crane (QCC) dan dua unit Rubber Tyred Gantry (RTG).

Sebelumnya, terminal sudah dilengkapi dua unit Harbour Mobile Crane (HMC), dua reach stacker, serta dua head truck dan dua chasis 40 feet untuk mendukung operasional kontainer.

Sejak 13 Juni 2025, Terminal Kijing telah menyosialisasikan kesiapan layanan kargo petikemas kepada perusahaan pelayaran. Langkah ini menjadi bagian transformasi terminal menuju pelabuhan multipurpose yang kompetitif.

General Manager PT Pelindo Regional 2 Pontianak ini mengatakan kenaikan trafik kapal dan arus barang merupakan hasil sinergi berbagai pihak.

“Kenaikan 15 persen kunjungan kapal tahun 2025 menunjukkan kepercayaan pengguna jasa terus meningkat. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, termasuk kesiapan operasional petikemas,” ujar Yanto.

Yanto menambahkan, operasional petikemas akan optimal jika didukung kesiapan akses jalan yang memadai dan aman.

“Kami berharap dukungan penuh dari seluruh pihak terkait agar layanan petikemas dapat berjalan maksimal. Infrastruktur akses yang baik menjadi kunci kelancaran distribusi logistik,” katanya.

Dengan capaian trafik kapal, arus barang, dan penguatan fasilitas petikemas, Terminal Kijing diharapkan semakin berperan sebagai gerbang ekspor-impor strategis Kalimantan Barat. Penguatan terminal ini juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan dan memperkuat posisi Kalbar dalam peta logistik nasional.

Baca juga: Pelindo Sukses Layani Ekspor CPO PT PBI-KRC

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....