Akses Ternak Tertutup, Bupati Cari Solusi
- 18 Feb 2026 13:15 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu – Seusai melaksanakan vaksinasi hewan ternak, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, meninjau langsung lokasi jalan lintas ternak di kawasan pelepasan ternak Lereng Gunung Tambora, Doroncanga, Doro Mboha dan Ho’do, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.
Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari janji Bupati saat berdiskusi dengan para petani ternak yang mengeluhkan akses jalan ternak di wilayah Doroncanga.
Jalan yang sebelumnya digunakan sebagai jalur penggiringan ternak (jalan renaik), kini tertutup oleh keberadaan kebun tebu milik PT SMS.
Meski pihak perusahaan telah membuat jalur alternatif, para peternak mengaku ternaknya enggan melintas di jalur tersebut.
Selain itu, kondisi medan yang cukup curam dan terdapat sungai kering juga dinilai berisiko, karena dapat menyebabkan ternak terjatuh.
Melihat kondisi di lapangan, Bupati menyatakan akan mencari solusi terbaik dengan berkoordinasi bersama berbagai pihak terkait.
“Kita akan mencari solusi terbaik. Semua harus mendapatkan hak yang sama, kita tidak boleh mengorbankan pihak lain demi melindungi yang lain,” katanya, Rabu, 18 Februari 2026.
Ia juga berencana memanggil camat dan kepala desa, tidak hanya dari wilayah setempat, tetapi juga camat dan kepala desa yang warganya berladang di kawasan tersebut.
Pertemuan akan dilakukan pasca panen agar persoalan dapat dibahas secara komprehensif dan adil bagi semua pihak.
Peternak berharap agar persoalan ini segera menemukan titik terang. Ia menginginkan adanya jalur lintas ternak yang aman sehingga ternak tidak lagi ketakutan maupun terjatuh di sungai kering yang cukup curam.
Para peternak menilai keberadaan jalan lintas ternak sangat penting untuk menjamin keselamatan hewan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas penggembalaan di kawasan pelepasan ternak Kecamatan Pekat.
Pemerintah daerah diharapkan mampu menjembatani kepentingan peternak dan pihak perusahaan, sehingga akses jalan ternak dapat kembali difungsikan secara aman tanpa menimbulkan konflik antar pihak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....