Asklin Jateng Keluhan Biaya Izin Pendirian Klinik

  • 14 Feb 2026 17:03 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Tingginya biaya izin pendirian klinik banyak dikeluhkan pengelola klinik di daerah-daerah di Jawa Tengah. Hal ini disampaikan Ketua Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin) Jawa Tengah, dr. Fuad Alhamidi saat Pelantikan Pengurus Asklin Cabang Kabupaten Kendal periode 2025-2030 di Gedung DPRD Kendal, Sabtu (14/2/2026).

Fuad Alhamidi mengatakan, bahwa tugas klinik selain pelayanan kesehatan juga membantu program pemerintah di bidang kesehatan. Oleh karena itu sangat dibutuhkan kolaborasi Asklin dengan Pemda, khususnya Dinas Kesehatan.

"Klinik memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, maka sinergitas Asklin dengan Pemda harus lebih teknis. Demikian pula dengan BPJS, karena ada beberapa program di Dinas Kesehatan dan BPJS yang bersinergi dengan klinik," jelasnya.

Menurutnya, klinik merupakan garda terdepan dalam melayani kesehatan masyarakat, yang fungsinya mirip dengan rumah sakit mini. Jika klinik berkembang, maka program pemerintah di bidang kesehatan pun makin berkembang. "Klinik juga membuka lapangan kerja, maka sudah sepantasnya Pemda Kendal membina dan membantu pengembangan klinik di Kabupaten Kendal," ujarnya.

Fuad juga mengatakan, Asklin di daerah harus berbenah dan memperbaiki diri untuk menguatkan peran di bidang klinik. Kemajuan teknologi yang pesat merupakan tantangan teknologi di bidang kesehatan. "Klinik pun harus mengikuti perkembangan teknologi di bidang kesehatan," tandasnya.

Ketua Asklin Cabang Kendal, dr Nurina mengatakan, kepengurusan Asklin Kendal komitmen dalam peningkatan kompetensi, terutama klinik-klinik anggota Asklin. Semua klinik harus memiliki SDM yang dapat memberikan pelayanan sesuai standar dan terupgrade. "Klinik diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat," harapnya.

Nurina mengatakan, Dinkes Kendal sudah memberikan support terhadap Asklin Kendal. Namun masih perlu ditingkatkan, sehingga sinergitas Asklin dengan Pemda pun perlu ditingkatkan. "Dukungan Dinkes seperti pembinaan, baik teknis maupun peningkatan untuk kompetensi, baik perawat maupun dokter untuk peningkatan pelayanan," ujarnya.

Di Kabupaten Kendal terdapat 60 klinik, dan terbanyak klinik Pratama, baik rawat inap maupun rawat jalan. Sedangkan Klinik Utama di Kabupaten Kendal baru ada 3. (FR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....