BPS: Penduduk Miskin Maluku Utara Turun
- 10 Feb 2026 07:11 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara mencatat persentase penduduk miskin pada September 2025 sebesar 5,59 persen. Angka tersebut turun 0,22 persen poin dibandingkan Maret 2025 dan menurun 0,44 persen poin dibandingkan September 2024, kata Kepala BPS Provinsi Maluku Utara Simon Sapary.
Sejalan dengan penurunan persentase, jumlah penduduk miskin di Maluku Utara pada September 2025 tercatat sebanyak 74,81 ribu orang. Menurut Simon Sapary, jumlah ini berkurang 2,46 ribu orang dibandingkan Maret 2025 dan turun 4,88 ribu orang dibandingkan September 2024.
BPS juga mencatat penurunan kemiskinan baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan pada September 2025. Simon Sapary menjelaskan, tingkat kemiskinan perkotaan turun dari 5,95 persen pada Maret 2025 menjadi 5,71 persen, sementara kemiskinan perdesaan menurun dari 5,76 persen menjadi 5,54 persen.
"Dari sisi jumlah, penduduk miskin di wilayah perkotaan pada September 2025 tercatat sebanyak 22,91 ribu orang. Angka tersebut turun 0,22 ribu orang dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 23,13 ribu orang," ucap Simon, dikutip Selasa, 10 Februari 2026.

Sementara itu, jumlah penduduk miskin di wilayah perdesaan pada September 2025 mencapai 51,90 ribu orang. Simon menyebutkan, jumlah tersebut menurun 2,24 ribu orang dibandingkan Maret 2025 yang tercatat sebanyak 54,14 ribu orang.
BPS mencatat Garis Kemiskinan di Maluku Utara pada September 2025 sebesar Rp692.592 per kapita per bulan, yang didominasi oleh Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp524.814 atau 75,78 persen. "Sisanya merupakan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp167.778 atau 24,22 persen," ujarnya.
Lebih lanjut, rata-rata rumah tangga miskin di Maluku Utara memiliki 6,42 anggota rumah tangga pada September 2025. Dengan kondisi tersebut, dia menyatakan Garis Kemiskinan per rumah tangga secara rata-rata mencapai Rp4.446.441 per bulan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....