Jelang Ramadan, Stok Pangan DIY Aman Stabil
- 06 Feb 2026 16:37 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta — Menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 2026, Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan melakukan pemantauan langsung di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Kamis, 05 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan stok serta kestabilan harga komoditas pangan prioritas.
Hasil pemantauan menunjukkan harga bahan pokok masih berada pada rentang normal dan sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta Harga Acuan Penjualan (HAP).
Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, Nita Yulianis, menyampaikan bahwa seluruh komoditas yang dipantau masih mengacu pada ketentuan harga yang berlaku.
“Alhamdulillah dari pantauan terhadap 14 komoditas, secara keseluruhan masih sesuai dengan ketentuan HET dan HAP. Kami berharap para pedagang dapat terus menjaga stabilitas harga di Provinsi DIY,” ujarnya.
Menurut Nita, pemantauan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang telah ditetapkan. Ia pun meminta masyarakat DIY tetap tenang karena pasokan pangan dalam kondisi aman.
Selain itu, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah menjelang hingga selama Ramadan menjadi upaya tambahan menjaga stabilitas pasokan dan harga.
“Jadi nanti masyarakat Provinsi DIY tidak usah khawatir karena ada juga gerakan pangan murah yang dilakukan jelang dan sampai dengan bulan Ramadan. Ada sekitar tujuh kali yang dilakukan oleh Dinas Provinsi dan ada juga yang dilakukan oleh Bulog bersama dengan Pemerintah,” katanya.
Ketua Pelaksana Satgas Saber DIY, Kombes Pol Kayuswan Tri Panungko, menambahkan bahwa pemantauan ini tidak hanya memastikan harga bahan pokok tetap sesuai HET dan HAP, tetapi juga sebagai langkah edukasi untuk mencegah praktik curang seperti penimbunan dan permainan harga.
“Sehingga kita memberikan peringatan pada para spekulan ya pasti beberapa produsen maupun distributor agar tidak memainkan harga maupun melakukan penimbunan terhadap komoditas-komoditas pangan yang menjadi prioritas bagi kebutuhan di tengah-tengah masyarakat kita,” katanya.
Ia menekankan Satgas Saber DIY berkomitmen menjaga kondusifitas ketersediaan dan harga pangan di pasaran. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi hukum akan diterapkan sesuai ketentuan.
“Kami akan melakukan tindakan hukum sesuai dengan prosedur yang berlaku apabila ditemukan hal-hal seperti itu di tingkat baik produsen maupun distributor sampai seterusnya,” ucap Tri Panungko.
Sementara itu, Kepala Kanwil Perum BULOG Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, memastikan stok beras di DIY dalam kondisi sangat aman. Saat ini BULOG menguasai sekitar 39.000 ton beras, sehingga kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri dipastikan tercukupi.
“Untuk beras, kondisinya sangat aman. Stok yang kami kuasai saat ini mencapai 39.000 ton, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....