Jadi Pahlawan Kemanusiaan, 99 Pendonor Darah Sukarela di DIY Diganjar Penghargaan

  • 14 Jun 2026 15:02 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Palang Merah Indonesia (PMI) DIY memberikan piagam penghargaan kepada 99 orang pendonor darah sukarela yang telah melakukan donor darah sebanyak 75 kali di Sleman City Hall, Minggu, 14 Juni 2026. Pemberian penghargaan ini sekaligus memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni. Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo atau yang kerap disapa Gusti Prabu, mengaku mengapresiasi komitmen dan niat mulia dari para pendonor darah. Dia mengatakan, lumrahnya donor darah dilakukan setiap 3 bulan sekali. Dengan demikian, para pendonor yang menerima penghargaan ini setidaknya sudah rutin mendonorkan darah selama 20 tahun.

“Sebuah komitmen dari pendonor itu luar biasa. Artinya beliau-beliau ini punya pikiran niat serta hati yang mulia. Karena setiap pendonor itu belum tentu tahu siapa yang menerima darah dia. Jadi, pendonor ini betul-betul sebagai pahlawan kemanusiaan, pahlawan kehidupan,” kata Gusti Prabu saat ditemui di Sleman City Hall, Minggu, 14 Juni 2026.

Penerima penghargaan donor darah sukarela ini didominasi oleh kalangan lanjut usia. Untuk itu, PMI DIY turut mengajak para generasi muda untuk tergerak melakukan donor darah. Gusti Prabu mengatakan, selama ini pihaknya telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak mulai dari karang taruna dan kelompok masyarakat. Tak hanya itu, pihaknya juga mendorong masyarakat untuk mengajukan permohonan donor darah secara akumulatif minimal 30 orang untuk bisa dilayani oleh PMI DIY.

Gusti Prabu menyebut antusias masyarakat untuk melakukan donor darah makin hari makin meningkat. Ini terbukti dari penghargaan dari Kementerian Kesehatan yang sempat diterima oleh Kota Yogyakarta sebagai daerah dengan penyedia stok darah terbanyak se-Indonesia. Gusti Prabu menuturkan ada banyak manfaat yang bisa didapatkan usai melakukan donor darah.

“Menyumbang darah itu juga darahnya jadi baru dan tidak mengganggu. Saya kira, yang donor darah itu jarang yang kena sakit karena darah baru, darah baru, lagi. Saya juga mengharap generasi muda itu juga bisa mendonorkan darah sehingga dia nanti 25 kali ada penghargaan, 50 kali dapat penghargaan, 75 kali dapat penghargaan dari provinsi, kemudian 100 kali itu dapat penghargaan penghargaan dari presiden,” ucapnya.

Sementara, salah satu penerima penghargaan donor darah sukarela, Tri Hartanto mengatakan sudah melakukan 82 kali donor darah terhitung sejak tahun 2001. Tri menyebut tubuhnya terasa lebih sehat dan bugar usai melakukan donor darah. Dia juga jarang mengalami keluhan kesehatan. Tri biasanya melakukan donor darah di berbagai tempat. Misalnya, di PMI Kabupaten Bantul atau pada gelaran event yang menyediakan fasilitas donor darah. Bapak tiga anak ini menjadikan kebiasaan donor darah sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.

“Dari sisi kemanusiaan itu banyak orang yang membutuhkan. Di rumah sakit atau di manapun itu banyak orang yang membutuhkan. Dan pada dasarnya sedekah itu tidak harus dengan uang,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....