Kendalikan Inflasi, Bank Indonesia Dorong Budidaya Cabai di Pekarangan Rumah
- 11 Jun 2026 10:26 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Bank Indonesia berkolaborasi dengan organisasi wanita di DIY, dalam program pengendalian inflasi. Langkah ini sebagai bentuk mitigasi, menghadapi potensi gejolak harga pangan yang sangat mempengaruhi stabilitas ekonomi.
Langkah kolaborasi itu diwujudkan melalui inisiasi program Masyarakat lan Pedagang Tanggap Inflasi (MRANTASI) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Program ini mendorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya cabai.
Sebab menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo, cabai merupakan salah satu komoditas strategis penyumbang inflasi. Hingga Mei 2026, inflasi DIY masih didominasi kelompok pangan bergejolak, salah satunya cabai.
”Maka idealnya, upaya pengendalian inflasi tidak cukup hanya dari sisi produksi dan distribusi,” katanya melalui siaran pers tertulis, Kamis, 11 Juni 2026. ”Tetapi juga butuh penguatan ketahanan pangan, yang harus dibangun di level rumah tangga.”
Pada tanggal 9 Juni kemarin, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) DIY, telah menggelar penguatan kapasitas bagi organisasi wanita di Kota Gudeg. Kegiatan itu diikuti 200 peserta dari pengurus PKK kabupaten/kota dan organisasi wanita lainnya.
Untuk mendukung program MRANTASI, BI dan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) serta mitra terkait, akan mendistribusikan 10 ribu bibit cabai rawit varietas brengos. Rencananya, bibit tersebut dibagikan kepada 66 kalurahan/kelurahan terpilih.
”Paket bantuan juga dilengkapi pupuk dan obat-obatan untuk mendukung budidaya tanaman,” ucapnya. ”Sehingga diharapkan, bisa mendukung keberhasilan budidaya dan meningkatkan produktivitas tanaman cabai di tingkat rumah tangga.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....