Walikota Surabaya Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem
- 06 Feb 2026 08:31 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan menyusul cuaca ekstrem beberapa hari terakhir. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Surabaya masuk periode peringatan cuaca ekstrem 1–10 Februari 2026.
Masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan lebat, angin kencang, hujan es, hingga puting beliung. Kondisi cuaca dinilai sulit diprediksi dan berisiko terhadap keselamatan warga.
Eri Cahyadi mengatakan Pemerintah Kota Surabaya telah menginstruksikan jajaran kewilayahan aktif menyosialisasikan langkah antisipasi. Instruksi disampaikan kepada lurah dan camat agar diteruskan langsung ke masyarakat.
“Cuaca ekstrem karena dalam beberapa hari terakhir kondisinya sangat luar biasa. Beberapa kejadian seperti robohnya reklame dan tumbangnya pohon sudah terjadi,” ujar Eri, Jumat, 6 Februari 2026.
Ia mengimbau warga tidak berteduh di bawah pohon rindang saat hujan. Angin kencang berpotensi datang tiba-tiba dan membahayakan keselamatan di ruang terbuka.
“Saat hujan, mohon jangan berteduh di bawah pohon. Lebih aman berlindung di dalam bangunan,” katanya.
Eri juga mengingatkan perubahan cuaca kerap terjadi pada malam hari. Meski siang hari terasa normal, hujan deras dan angin kencang tetap harus diwaspadai. “Siang hari mungkin terasa biasa, tapi malam hari bisa berubah mendadak,” ucapnya.
Sejalan dengan imbauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, warga diminta memantau prakiraan cuaca harian. Masyarakat juga diminta berhati-hati berkendara dan menghindari area rawan.
Eri menegaskan cuaca ekstrem tidak hanya terjadi di Surabaya. Karena itu, ia mengajak masyarakat saling menjaga dan saling mengingatkan. Pemerintah Kota Surabaya memastikan kesiapan bantuan darurat jika terjadi kerusakan. Penanganan cepat telah dilakukan, seperti kejadian kerusakan rumah di kawasan Manyar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....