LPKA Palu Bersama BKKBN Kolaborasi Edukasi Kesehatan Reproduksi

  • 05 Feb 2026 20:21 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Edukasi Kesehatan Reproduksi sesuai Siklus Hidup Termasuk Kelompok Resiko Tinggi” pada Kamis 5 Februari 2026. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Belajar LPKA Palu ini diikuti oleh 19 orang anak binaak. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sebagai bagian dari persiapan masa depan yang lebih baik.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulawesi Tengah, Tenny Calvenny Soriton. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pendampingan bagi remaja, terutama mereka yang berada di lingkungan pembinaan.

"Setiap remaja memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses informasi kesehatan yang benar. Melalui edukasi ini, kami ingin memastikan anak-anak kita di LPKA Palu memahami risiko kesehatan dan mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab atas tubuh dan masa depan mereka," ucap Tenny.

Baca Juga : Peringatan Isra Mi’raj Menjadi Sarana Transformasi Anak Binaan

Kepala LPKA Kelas II Palu, Welli, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang terjalin. Ia menegaskan bahwa kesehatan bukan hanya soal fisik, tapi juga pemahaman perilaku yang bertanggung jawab.

"Kami ingin memastikan bahwa meski berada di dalam LPKA, anak-anak tetap mendapatkan informasi yang tepat mengenai kesehatan reproduksi agar mereka mampu mengambil keputusan yang bijak dan menghindari risiko kesehatan di masa depan," ujar Welli.

Materi inti mengenai siklus hidup dan kesehatan reproduksi disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Bina KB Kespro, Liana Dewi Taufiq, bersama fasilitator Forum GenRe Sulawesi Tengah Moh. Rio Zidane Ferdiansyah dan Jessica Virginia Piether. Untuk menciptakan suasana yang cair, edukasi dikemas melalui rangkaian sesi ice breaking, penjelasan materi mendalam, serta permainan edukatif yang komunikatif bagi anak binaan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....