BPBD Sulbar Ingatkan Pentingnya Simulasi Siaga Gempa

  • 04 Feb 2026 15:21 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menekankan pentingnya simulasi dan pemahaman langkah praktis menghadapi gempa bumi. Langkah ini dinilai krusial mengingat Sulbar merupakan wilayah rawan bencana.

Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Provinsi Sulbar, Inaldy L.S Si’lang, memaparkan tiga langkah utama yang harus dilakukan masyarakat saat terjadi guncangan gempa.

Menurutnya Langkah pertama yang harus dilakukakan adalah jangan panik. Langkah kedua adalah segera mencari perlindungan di tempat yang aman. Tempat aman yang dimaksud bisa berupa di bawah kolong meja atau sudut-sudut dinding yang kokoh.

“Kita sebaiknya mengamankan diri kita pada daerah-daerah yang memang cukup aman. Misalnya biasa dilakukan itu ke bawah kolong meja atau mungkin ke sudut-sudut dinding yang kokoh,” jelasnya saat melakukan dialog bersama RRI Mamuju, Rabu 3 Februari 2026.

Inaldy menyarankan untuk merapatkan tubuh ke dinding atau sudut yang kuat sambil melindungi kepala. Ia tidak menganjurkan untuk langsung berlari keluar saat guncangan terjadi.

“Kami tidak menganjurkan untuk begitu terjadi gempa langsung lari keluar ruangan. Karena asumsi kita, ketika berlari dalam kondisi goncangan, pertama kondisi kita tidak stabil, yang kedua kita tidak mengetahui reruntuhan yang akan menimpa kita,” paparnya.

Selanjutnya adalah langkah evakuasi yang baru dapat dilakukan setelah guncangan diperkirakan reda.

“Ketika kita menunggu beberapa saat setelah goncangan itu, kita anggap bahwa kondisi sudah tenang, baru kita keluar dari tempat persembunyian kita kemudian bergerak perlahan menuju ke titik aman.”

BPBD Sulbar berharap sosialisasi dan simulasi kebencanaan dapat terus digencarkan kepada masyarakat untuk meminimalisir korban jiwa jika terjadi gempa bumi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....