Dikpora Mamuju Sediakan Buku Mulok Bahasa Mamuju

  • 03 Feb 2026 15:22 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID,Mamuju: Guna menjaga eksistensi bahasa daerah Mamuju, Dinas Pendidikan  Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Mamuju menyediakan buku panduan muatan lokal (mulok) Bahasa Mamuju untuk siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Buku mulok berjudul “Taki Maqbasa Mamuju” tersebut diperuntukkan bagi siswa kelas 3, 4, 5, dan 6 SD serta kelas 1, 2, dan 3 SMP di Kabupaten Mamuju. Buku ini disiapkan sebagai materi ajar resmi dalam pembelajaran Bahasa Mamuju di sekolah.

Penyusun materi mulok Bahasa Mamuju, Mulyadi Muhammad, mengatakan buku materi ajar tersebut telah diluncurkan secara resmi oleh Bupati Mamuju. Selanjutnya, buku ini akan dicetak dalam jumlah lebih banyak menyesuaikan dengan jumlah siswa di Kabupaten Mamuju.

Mulyadi menjelaskan, materi mulok Bahasa Mamuju ini direncanakan mulai diberlakukan pada tahun ajaran 2026 ini . 

“Sebagai bagian dari persiapan penerapan di sekolah, Dikpora Kabupaten Mamuju juga akan menggelar workshop untuk mensosialisasikan materi mulok tersebut kepada para guru pengajar,” katanya

Menurut Mulyadi, penyusunan buku materi ajar mulok Bahasa Mamuju tidak terlepas dari sejumlah tantangan. Salah satunya adalah masih banyak kosa kata Bahasa Mamuju yang belum terdokumentasi dalam kamus.

Diang kana-kana u’depa diang jaling di kamus Bahasa Mamuju,”( Masaih Banyak Kosa Kata Mamuju yang tidak ditemukan dalam Kamaus Bahasa Mamuju) ujar Muliadai saat menjadi Tamu dalam Acara LEGO LEGO RRI Mamuju,Seni(2 Februari 2026)

Selain itu, tantangan lain yang dihadapi adalah semakin berkurangnya penutur yang menguasai Bahasa Mamuju secara lengkap. Kondisi ini menyulitkan proses penggalian serta verifikasi kosa kata yang akan dimasukkan ke dalam buku ajar.

Mulyadi berharap seluruh pihak, baik tokoh adat, pendidik, maupun masyarakat, dapat memberikan catatan dan masukan sebagai bahan penyempurnaan buku materi mulok Bahasa Mamuju ke depan.

“Masukan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar materi ajar ini semakin baik dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....