Sekda Sulbar Resmikan Rusun SMKN Rangas

  • 29 Jan 2026 11:13 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Peresmian gedung Rumah Susun (Rusun) UPTD SMK Negeri 1 Rangas ditandai dengan pengguntingan pita oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat Sitti Suraidah Suhardi. Gedung ini diharap dapat meningkatkan fasilitas penunjang pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu di Sulawesi Barat.

Junda Maulana, menilai fasilitas rusun tersebut sangat layak bahkan berada di atas standar kelayakan untuk hunian siswa. Ia berharap bangunan tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan sebaik-baiknya.

“Kalau saya melihat fasilitasnya ini luar biasa, sangat di atas layaklah untuk anak-anak sekolah. Saya harap ini digunakan sebaik-baiknya dan dirawat,” ujar Junda Maulana saat diwawancara usai peresmian gedung di UPTD SMKN 1 Rangas, Kamis, 29 Januari 2026.

Menurutnya, persoalan utama dari sebuah gedung biasanya terletak pada pemeliharaan. Oleh karena itu, ia mengaku telah berdiskusi dengan Kepala Sekolah SMKN 1 Rangas terkait metode khusus untuk menyiapkan pembiayaan perawatan gedung rusun.

“Kita tidak mungkin memungut biaya dari siswa karena mereka dari keluarga kurang mampu. Kalau dipungut lagi, berarti kita tidak menyelesaikan permasalahan,” jelasnya.

Junda juga menjelaskan bahwa gedung rusun tersebut terdiri dari tiga lantai dengan sekitar 10 kamar. Setiap kamar dapat dihuni sekitar 14 siswa sehingga total daya tampung mencapai kurang lebih 120 siswa. Beberapa ruangan lainnya diperuntukkan bagi administrasi dan fasilitas penunjang.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Rangas, Mahmud, menyampaikan bahwa pada tahap awal pemanfaatan rusun, pihak sekolah akan merekrut sekitar 20 siswa sebagai uji coba. Langkah ini dilakukan untuk melihat efektivitas program sebelum diperluas ke jumlah siswa yang lebih besar.

“Kita fokus pada agribisnis pengolahan hasil kelautan atau agribisnis pengolahan hasil perikanan sesuai potensi daerah kita. Harapannya keterampilan ini berkelanjutan dan pada akhirnya bisa menekan angka kemiskinan dan pengangguran,” jelas Mahmud.

Ia juga berharap adanya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar berbagai persoalan seperti anak tidak sekolah, kemiskinan, dan pengangguran dapat dituntaskan secara bersama-sama dimulai dari peresmian Rusun tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....