Anak Jalanan Masih Marak, Hak Anak Terabaikan
- 29 Jan 2026 09:43 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Keberadaan anak jalanan masih menjadi pemandangan yang kerap ditemui di sejumlah titik Kota Banjarmasin. Kondisi ini memunculkan keprihatinan karena anak-anak tersebut berisiko kehilangan hak dasar, terutama hak untuk tumbuh, belajar, dan mendapatkan perlindungan.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Perlindungan Khusus Anak DP3A Kota Banjarmasin, Miftah Al Hajir, usai dialog di RRI Banjarmasin, Senin, 26 Januari 2026. Ia menyampaikan anak-anak jalanan masih sering dijumpai di sejumlah titik kota.
“Banyak masyarakat yang melihat menyaksikan ya mungkin hampir di perempatan jalan ada anak-anak yang meminta-minta, mungkin ada yang menggunakan kostum badut, manusia silver, ada yang bawa kemoceng," ucapnya.
Miftah menjelaskan, kondisi tersebut umumnya dipicu oleh faktor ekonomi keluarga. Situasi ini membuat anak berada pada posisi rentan karena harus bekerja di usia dini, padahal seharusnya mereka masih belajar dan berkembang.
“Rata-rata karena masalah ekonomi ya, jadi temuan kita ya ada orang tuanya disitu, bapaknya mungkin di perempatan jalan, atau di samping jalan itu, anaknya yang minta-minta.” katanya.
Miftah menegaskan, peran DP3A sendiri memastikan bahwa keberadaan anak-anak harus sesuai dengan umur mereka. Menurutnya, sosialisasi terus diberikan khususnya kepada orang tuanya, supaya tidak memperdayakan anaknya.
“Kalau kita untuk yang bersangkutan ada kita sosialisasi untuk menghimbau edukasi bahwa anak anak mempunyai hak ya dan anak anak tidak semestinya untuk meminta minta mencari nafkah karena itu belum tugasnya untuk mencari nafkah,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Yoga, warga Kota Banjarmasin, yang kerap melihat anak jalanan di sekitar tempat tinggalnya. Menurutnya, anak-anak yang seharusnya bersekolah dan belajar justru sudah harus mencari penghasilan dalam kondisi yang tidak layak.
“Cukup prihatin ya kalau melihat anak-anak jalanan ini, karena memang yang saya lihat masih kecil-kecil, usianya mungkin belum ada 17an tahun masih dibawah itu sudah disuruh minta-minta itu, kadang pakai kostum sampai badanya diwarnai silver," ucapnya saat diwawancarai di jalan, Senin, 26 Januari 2026.
Ia berharap, para orang tua bisa lebih memperhatikan hak-hak anaknya dalam keseharian. Menurutnya, keberadaan anak jalanan tentu akan menghilangkan hak dasar anak diusia yang masih untuk tumbuh kembang.
“Harapan saya ya, untuk orang tua ini bisa menjamin kehidupan anaknya nih, baik dari segi kebutuhan tumbuh kembangnya ataupun kebebasan anaknya dalam bermain sehingga tidak ada pembebanan untuk anaknya ini mencari uang karena memang belum waktunya," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....