Bupati Bandung: Pembangunan Desa harus Bersinergi
- 23 Jan 2026 14:24 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID., Bandung - Bupati Dadang Supriatna, mengatakan, pembanguan desa tidak boleh berjalan sendiri. Melainkan harus tumbuh seiring dengan pelestarian alam, pemajuan kebudayaan, serta pelayanan publik yang humanis dan berkeadilan.
"Inilah pondasi desa yang kuat, berdaya saing dan berkelanjutan, desa yang maju tanpa kehilangan jatidiri, dan sejahtera tanpa mengorbankan masa depan," katanya katanya saat memimpin upacara Hardesnas, Jumat 23 Januari 2026.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan kabar yang membanggakan bahwa berdasarkan indeks desa, desa-desa di Kabupaten Bandung terus menunjukkan kemajuan yang sangat positif.
"Saat ini, terdapat 199 desa berstatus desa mandiri, 69 desa berstatus desa maju, dan hanya 2 desa yang masih berstatus desa berkembang. Capaian ini menegaskan bahwa di Kabupaten Bandung sudah tidak terdapat lagi desa berstatus tertinggal. Ini sebuah prestasi hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di tingkat desa," tuturnya.
Baca juga : Hardesnas 2026: Bangun Desa Terdepan untuk Indonesia
Dikatakannya, "Capaian itu patut kita syukuri bersama. Namun demikian ini bukan akhir, melainkan tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan desa secara merata dan berkelanjutan". Kang DS juga ingin menyampaikan bahwa perkembangan program KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) di Kabupaten Bandung berjalan cukup signifikan.
Saat ini, sebanyak 270 KDMP telah terbentuk secara kelembagaan dan tersebar di seluruh desa di Kabupaten Bandung. Berdasarkan data terakhir per Desember 2025, alhamdulillah telah terdapat 85 gerai KDMP yang aktif beroperasi dan melayani masyarakat.
"Kedepan, kita akan terus mendorong penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas layanan, serta keberlanjutan program KDMP agar manfaatnya semakin dirasakan secara nyata oleh seluruh masyarakat desa," katanya.
Dalam rangkaian Hardesnas tingkat Kabupaten Bandung tahun 2026, kata dia, turut dilaksanakan pelantikan pejabat kepala desa persiapan, guna mewujudkan penanganan wilayah dan pelayanan publik yang lebih efektif dan dekat dengan masyarakat. "Desa persiapan merupakan bagian wilayah dari desa induk yang sedang dalam proses pendekatan menjadi desa definitif sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa,"' katanya.
Bupati mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh jajaran atas terbentuknya desa persiapan di Kabupaten Bandung, yaitu desa persiapan Mekarwangi Kecamatan Pangalengan, Desa Persiapan Pandanwangi Kecamatan Cileunyi, dan Desa Persiapan Giriwangi Kecamatan Cilengkrang.
"Saya ucapkan selamat memperingati Hari Desa Nasional. Melalui momentum ini, saya mengajak kepala desa, BPD, DPMD, serta seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun desa sebagai pusat inovasi, pusat pelayanan, dan pusat pertumbuhan ekonomi rakyat.
"Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat mari kita wujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas. Yaitu Kabuapten Bandunh yang maju dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....