Inovasi Dorong Produk Lokal Masuk Pasar Modern

  • 21 Jan 2026 15:39 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya: Inovasi dinilai menjadi faktor penentu bagi produk lokal agar mampu bertahan dan bersaing di tengah ketatnya pasar modern. Perubahan selera konsumen, tuntutan kualitas, hingga standar distribusi mendorong pelaku usaha lokal untuk terus beradaptasi tanpa meninggalkan identitas daerah.

Konsultan sekaligus pendamping UMKM dan penggiat kewirausahaan, Coach Iman, dalam dialog Beranda Asta Cita, Rabu (21/01/2026) di Pro 1 RRI Surabaya menegaskan bahwa produk lokal saat ini tidak cukup hanya mengandalkan cita rasa atau keunikan tradisional. Menurutnya, inovasi harus menyentuh berbagai aspek, mulai dari kualitas produk, kemasan, hingga strategi pemasaran.

“Produk lokal itu sebenarnya kuat. Masalahnya sering kali bukan di produknya, tapi di cara kita menyajikan dan memasarkan. Pasar modern menuntut produk yang rapi, konsisten, dan punya cerita,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kemasan menjadi pintu pertama yang dilihat konsumen. Desain yang menarik, informatif, dan sesuai standar ritel modern dapat meningkatkan kepercayaan pembeli sekaligus nilai jual produk.

“Kemasan bukan sekadar bungkus, tapi identitas. Konsumen pasar modern membeli dengan mata lebih dulu. Kalau kemasannya profesional, kepercayaan akan muncul,” jelasnya.

Selain kemasan, Coach Iman menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dan digitalisasi. Menurutnya, media sosial dan platform e-commerce membuka peluang luas bagi produk lokal untuk menembus pasar nasional bahkan global.

“Sekarang UMKM tidak harus punya toko besar. Dengan digital marketing yang tepat, produk lokal dari desa pun bisa dikenal sampai luar negeri,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengakui masih banyak pelaku usaha lokal yang menghadapi kendala, terutama dalam hal pemahaman standar mutu, perizinan, serta konsistensi produksi. Karena itu, pendampingan dan pelatihan dinilai sangat dibutuhkan agar inovasi dapat berjalan berkelanjutan.

Coach Iman juga menekankan bahwa inovasi tidak berarti meninggalkan kearifan lokal. Justru nilai budaya dan cerita di balik produk dapat menjadi kekuatan pembeda di pasar modern.

“Yang dicari konsumen sekarang bukan hanya barang, tapi makna. Produk lokal punya cerita kuat, tinggal bagaimana dikemas dengan cara yang relevan. Kalau pelaku usaha mau belajar dan berani berubah, produk lokal tidak hanya bertahan, tapi bisa jadi tuan rumah di negeri sendiri,” jelasnya.

Dengan inovasi yang tepat, Coach Iman optimistis produk lokal Indonesia mampu bersaing dengan produk impor sekaligus menjadi penggerak ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....