Gandeng Ruang Guru! Ribuan Pelajar SMP Diuji TKA

  • 21 Jan 2026 11:23 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin tancap gas menyiapkan kualitas akademik pelajar di tengah absennya Ujian Nasional (UN). Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, resmi melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan platform pendidikan digital Ruang Guru terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa-siswi SMP negeri dan swasta, Rabu 21 Januari 2026, di ruang kerja Wali Kota.

Kerja sama ini menyasar sekitar 8.000 siswa-siswi SMP di Banjarmasin yang akan mengikuti try out TKA pada Februari mendatang, dengan fokus pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika, sesuai standar TKA dari Kementerian Pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin, Ryan Utama, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk membaca peta kemampuan akademik peserta didik sejak dini.

“Ini penting untuk menyiapkan siswa-siswi kita dari sisi kemampuan akademik sebelum mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” kata Ryan. "Try Out TKA akan digelar pada Februari mendatang, dengan fokus pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika".

Ia menambahkan, melalui try out ini pemerintah daerah dapat mengetahui secara objektif posisi dan kondisi kemampuan akademik siswa-siswi SMP di Banjarmasin. Disamping itu, para siswa-siswi juga mempersiapkan diri untuk menempuh pendidikan kejenjang berikutnya.

“Dengan TKA ini, kita bisa melihat sejauh mana kemampuan anak-anak kita, mana yang perlu diperkuat dan ditingkatkan,” ujarnya. "Siswa-siswi juga bisa mengetahui kemampuan mereka dan mempersiapkan diri untuk lanjut ke jenjang SMA".

Di sisi lain, Branch Manager Ruang Guru, Ayu Lestari, menyebut kerja sama ini tidak berhenti pada pelaksanaan try out semata dan akan melakukan pendampingan berkelanjutan berbasis hasil evaluasi siswa. Menurutnya, try out TKA menjadi instrumen penting di tengah sistem evaluasi pendidikan yang terus berubah.

“Ke depannya kami akan melakukan pendampingan, dan hasil try out ini akan dipakai untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa dalam pelajaran,” kata Ayu. “Karena sekarang sudah tidak ada lagi ujian nasional, maka TKA ini menjadi salah satu cara untuk mengukur kesiapan dan kemampuan akademik siswa".

Penandatanganan MoU ini sekaligus menandai langkah Pemko Banjarmasin dalam memanfaatkan teknologi pendidikan untuk mengisi kekosongan sistem evaluasi nasional, sekaligus memastikan siswa tetap memiliki tolok ukur kemampuan akademik yang terarah dan terukur. Dengan menggandeng Ruang Guru, Pemko Banjarmasin berharap kualitas pendidikan SMP, baik negeri maupun swasta, tidak hanya terjaga, tetapi juga semakin kompetitif menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....