Amalan di 10 Hari Terakhir Ramadhan

  • 13 Mar 2026 23:52 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar- Sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan menjadi momen yang sangat istimewa bagi umat Islam. Pada fase inilah umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amalan kebaikan. Hal ini karena di dalamnya terdapat malam yang sangat mulia, yaitu Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Dilansir dari laman Kemenag, terdapat beberapa amalan yang dianjurkan sebagai berikut.

1. Memperpanjang Shalat Malam.

“Rasulullah SAW biasa ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Sebagaimana diterangkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah r.a., kita dianjurkan untuk lebih bersemangat dalam beribadah di 10 hari terakhir Ramadhan. Caranya adalah seperti yang diajarkan Rasulullah saw. yaitu dengan menghidupkan malam-malam tersebut untuk beribadah, shalat, zikir, dan lain-lain hingga waktu fajar.

2. I’tikaf.

Salah satu kegiatan positif I yang dilakukan di bulan suci Ramadhan adalah melakukan i’tikaf. I’tikaf berarti berdiam di masjid dalam rangka beribadah kepada Allah Swt.

Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim dari ‘Aisyah Radhiyallahu anha bahwa ia berkata, “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan hingga Allah mewafatkan beliau. Kemudian aku melakukan i’tikaf setelah beliau.”

3. Tilawah Alquran.

Selain i’tikaf, tilawah Alquran juga menjadi amalan yang dianjurkan untuk mengejar pahala Allah Swt. Bulan Ramadhan menjadi waktu yang istimewa dimana beberapa orang berusaha mengkhatamkan Alquran dan mengejar khataman Alquran di akhir Ramadhan. Hal ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi pribadi muslim yang mencari ridho-Nya.

4. Memperbanyak Bersedekah.

Amalan terakhir yang ditujukan untuk mengejar keutamaan 10 hari ketiga puasa Ramadhan adalah memperbanyak sedekah. Keutamaan bersedekah di bulan Ramadhan ternukil dalam hadits berikut. "Dari Anas dikatakan, Wahai Rasulullah, sedekah apa yang nilainya paling utama? Rasul menjawab, "Sedekah di bulan Ramadhan" (HR At-Tirmidzi).

Dalam hadits lainnya, Rasulullah saw. menjelaskan, "Rasulullah SAW adalah orang paling dermawan di antara manusia lainnya, dan ia semakin dermawan saat berada di bulan Ramadhan." (HR Bukhari dan Muslim).

Sebagaimana diterangkan bahwa sedekah di bulan Ramadhan memiliki nilai yang utama, maka marilah kita memperbanyak bersedekah. Rasulullah saw. pun menegaskan “Sedekah itu tidak akan mengurangi harta”. (HR. Muslim No. 2588). Sedangkan dalam hadits lainnya Rasul menjelaskan, “Tidaklah kalian ditolong dan diberi rezeki melainkan karena adanya (doa) orang-orang yang lemah (di antara) kalian” (HR. Al-Bukhari No. 2896).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....