Hidupkan 10 Malam Terakhir Ramadan dengan I’tikaf
- 13 Mar 2026 08:49 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin- Kuliah subuh dari Masjid Raya Sabilal Muhtadin yang disiarkan RRI Pro 1 Banjarmasin, Jumat, 13 Maret 2026, mengajak umat Islam memaksimalkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan 1447 Hijriyah. Kuliah Subuh disampaikan oleh Prof. Dr. H Ahmad Sagir, M.Ag., akademisi dari UIN Antasari Banjarmasin.
Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa umat Islam kini telah memasuki hari ke-23 Ramadan yang merupakan anugerah besar dari Allah SWT. Momentum ini menjadi kesempatan penting untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah.
| Baca juga: Ramadan Bulan Ampunan dan Sumber Kebahagiaan |
Menurutnya, Rasulullah SAW memberi teladan dengan meningkatkan ibadah ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan. Dalam hadis yang diriwayatkan Sayyidah Aisyah radhiyallahu"anha Rasulullah SAW bahkan membangunkan keluarganya untuk menghidupkan malam dengan berbagai ibadah.
“Sepuluh malam terakhir Ramadan adalah kesempatan besar untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah, seperti i’tikaf, salat tahajud, dan doa,” ucapnya.
Ia menjelaskan, salah satu amalan yang dianjurkan pada malam-malam tersebut adalah i’tikaf di masjid. Hal ini juga ditegaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 187 yang menjelaskan larangan berhubungan suami istri bagi orang yang sedang beri’tikaf di masjid.
Selain i’tikaf, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an, berzikir, dan memanjatkan doa memohon ampunan kepada Allah SWT. Salah satu doa yang dianjurkan Rasulullah SAW adalah Allahumma innaka "afuwun Karim tuhibbul "afwa fa’fu 'anni, yang artinya Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai pengampunan maka ampunilah aku.
Prof. Sagir menambahkan, amal ibadah yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan secara istiqamah meskipun sedikit. Karena itu, ia mengajak umat Islam menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadan untuk mencari malam Lailatul Qadar dengan memperbanyak ibadah dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi momen yang sangat berharga bagi umat Islam. Kesempatan ini tidak datang dua kali dalam satu tahun. Karena itu, siapa pun yang menghidupkannya dengan berbagai ibadah sejatinya sedang berupaya mendekatkan diri kepada rahmat dan ampunan Allah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....