Pilihan Takjil yang Tidak Menaikkan Gula Darah

  • 06 Mar 2026 13:48 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Bulan Ramadan identik dengan berbagai hidangan takjil yang manis dan menyegarkan. Namun, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa konsumsi makanan manis berlebihan saat berbuka dapat memicu lonjakan gula darah secara cepat. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk memilih takjil yang lebih sehat agar tubuh tetap bugar selama menjalankan puasa.

Melansir ayosehat.kemkes.go.id, kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan saat buka puasa dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular seperti obesitas dan diabetes. Budaya berbuka dengan minuman sangat manis juga sering menjadi tantangan dalam menjaga pola makan sehat selama Ramadan.

Oleh sebab itu, masyarakat dianjurkan lebih bijak dalam memilih takjil yang tidak terlalu tinggi kandungan gula. Salah satu pilihan takjil yang relatif aman adalah buah segar seperti pepaya, semangka, melon, atau jeruk.

Buah-buahan ini mengandung gula alami, serat, serta vitamin yang membantu tubuh memulihkan energi secara bertahap setelah berpuasa. Selain itu, kandungan air dalam buah juga membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang selama puasa.

Pilihan takjil berikutnya adalah kurma dalam jumlah wajar, misalnya tiga butir saat berbuka. Kurma mengandung serat dan nutrisi yang dapat membantu tubuh mendapatkan energi secara perlahan tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis. Kandungan seratnya juga membantu proses pencernaan setelah perut kosong selama berjam-jam.

Takjil lain yang dapat dipilih adalah bubur kacang hijau atau smoothie buah tanpa tambahan gula berlebihan. Makanan ini mengandung protein nabati dan serat yang membantu tubuh merasa kenyang lebih lama serta menjaga kestabilan energi setelah berbuka. Kombinasi nutrisi tersebut membuat tubuh tidak mudah mengalami penurunan energi secara tiba-tiba.

Menurut berbagai kajian gizi, jenis makanan yang dikonsumsi sangat memengaruhi kecepatan kenaikan kadar gula darah yang dikenal sebagai indeks glikemik. Makanan dengan indeks glikemik rendah, seperti buah dan sayuran kaya serat, cenderung melepaskan gula ke dalam darah secara perlahan sehingga lebih aman bagi kesehatan. Sebaliknya, makanan dengan gula sederhana tinggi dapat memicu kenaikan gula darah yang cepat.

Dengan demikian, memilih takjil yang tepat menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan selama Ramadan. Buah segar, kurma secukupnya, hingga makanan berserat dapat menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan minuman atau makanan dengan gula berlebihan. Dengan pola berbuka yang lebih seimbang, tubuh tetap bertenaga dan ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....