Tanggal 11 Ramadan, Awal Fase Maghfirah

  • 01 Mar 2026 10:05 WIB
  •  Sumenep

RRI. CO. ID, Sumenep – Dalam ajaran Islam, bulan Ramadan sering dibagi menjadi tiga fase, masing-masing sepuluh hari: sepuluh hari pertama, sepuluh hari kedua, dan sepuluh hari ketiga.

"Tanggal sebelas romadan tadi malam. Kita sudah lakukan amatan bulan," kata Anggota Badan Hisab dan Rukyah Kemenag Sumenep, Ahmad Faidal, minggu 1 Maret 2026.

Memasuki sepuluh hari kedua Ramadan yang dimulai pada tanggal 11, umat Islam meyakini adanya janji maghfirah atau ampunan dari Allah Swt. Fase ini menjadi momentum untuk memperbanyak istigfar, memperbaiki diri, serta meningkatkan kualitas ibadah.

Hadis yang sering dikutip dalam hal ini menyebutkan:

أَوَّلُهُ رَحْمَةٌ، وَأَوْسَطُهُ مَغْفِرَةٌ، وَآخِرُهُ عِتْقٌ مِنَ النَّارِ

“Awal Ramadan adalah rahmat, pertengahannya ampunan, dan akhirnya pembebasan dari api neraka.”

Memasuki sepuluh hari kedua Ramadan, selain memperbanyak istigfar, terdapat sejumlah amalan sunnah yang dapat diamalkan untuk meraih maghfirah, di antaranya:

  1. Memperbanyak membaca Al-Qur’an
    Ramadan adalah bulan turunnya Al-Qur’an. Membaca, mentadabburi, dan mengkhatamkannya menjadi amalan utama untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.
  2. Melaksanakan salat malam (qiyamul lail)
    Termasuk di dalamnya salat tarawih dan witir. Qiyamul lail menjadi sarana mendekatkan diri serta memohon ampunan di waktu yang penuh keberkahan.
  3. Memperbanyak istigfar dan doa
    Umat Islam dianjurkan membaca istigfar, seperti:
    Astaghfirullāhal ‘azhīm wa atūbu ilaih (أستغفر الله العظيم وأتوب إليه), sebagai bentuk pengakuan dosa dan permohonan ampun.
  4. Bersedekah
    Rasulullah saw. dikenal paling dermawan pada bulan Ramadan. Sedekah dapat berupa harta, makanan untuk berbuka puasa, maupun bantuan kepada fakir miskin.
  5. I’tikaf (meskipun lebih utama di sepuluh hari terakhir)
    Memperbanyak berdiam diri di masjid untuk berzikir, membaca Al-Qur’an, dan bermuhasabah tetap dianjurkan sejak pertengahan Ramadan.
  6. Menjaga lisan dan akhlak
    Menghindari ghibah, fitnah, dan perkataan sia-sia merupakan bagian dari penyempurna ibadah puasa agar memperoleh ampunan secara sempurna.

"Dengan memasuki sepuluh hari kedua Ramadan, umat Islam diharapkan semakin meningkatkan kesungguhan dalam beribadah. Fase maghfirah ini menjadi kesempatan emas untuk membersihkan diri dari dosa, memperbaiki hubungan dengan Allah Swt., serta memperkuat kepedulian sosial kepada sesama," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....