Donald Trump Minta Amerika Kembali Jadi Tuan Rumah Piala Dunia setelah Edisi 2026

  • 20 Jul 2026 15:36 WIB
  •  Bandung
Poin Utama
  • Donald Trump mengusulkan langsung kepada Presiden FIFA Gianni Infantino agar Amerika Serikat menjadi tuan rumah Piala Dunia berikutnya setelah penyelenggaraan 2026 berakhir pada 20 Juli 2026.
  • Trump menilai penyelenggaraan Piala Dunia memberikan dampak signifikan bagi sektor ekonomi, pariwisata, dan citra internasional Amerika Serikat, menjadikan negara tersebut layak untuk kembali menjadi penyelenggara.
  • Piala Dunia FIFA 2026 menjadi edisi bersejarah dengan 48 tim peserta untuk pertama kalinya dan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan jutaan suporter dari berbagai negara.

RRI.CO.ID,Bandung - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengusulkan agar negaranya kembali dipercaya menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA setelah berakhirnya edisi 2026. Permintaan tersebut disampaikan langsung kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, sesaat setelah partai final Piala Dunia FIFA 2026 berakhir pada Senin (20/7) pagi WIB.

Trump menyampaikan gagasan itu di tengah suasana penutupan turnamen yang berlangsung meriah. Ia berharap Amerika Serikat kembali memperoleh kesempatan menjadi penyelenggara ajang sepak bola terbesar di dunia.

Menurut Trump, penyelenggaraan Piala Dunia memberikan dampak besar bagi sektor ekonomi, pariwisata, dan citra internasional Amerika Serikat. Karena itu, ia menilai negaranya layak kembali menjadi tuan rumah.

"Saya punya ide agar Amerika Serikat kembali ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia berikutnya, setelah itu baru negara lain," kata Trump seperti dikutip dari USA Today. Senin 20 Juli 2026.



Pernyataan tersebut disampaikan langsung kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang turut menghadiri seremoni penutupan Piala Dunia FIFA 2026. Momen itu terjadi tak lama setelah laga final resmi berakhir.

Piala Dunia FIFA 2026 sendiri menjadi edisi bersejarah karena untuk pertama kalinya diikuti 48 tim peserta. Turnamen ini juga digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sebagai salah satu negara tuan rumah, Amerika Serikat menjadi lokasi sejumlah pertandingan penting, termasuk laga final. Kehadiran jutaan suporter dari berbagai negara memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi kota-kota penyelenggara.

Usulan Trump memunculkan perhatian karena proses penunjukan tuan rumah Piala Dunia dilakukan melalui mekanisme resmi FIFA. Setiap negara yang berminat harus mengikuti proses pencalonan dan evaluasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga saat ini, FIFA belum memberikan tanggapan resmi atas usulan yang disampaikan Trump. Organisasi sepak bola dunia tersebut masih akan menjalankan prosedur penentuan tuan rumah sesuai regulasi yang berlaku.

Pernyataan Trump pun menambah pembahasan mengenai masa depan penyelenggaraan Piala Dunia setelah edisi 2026. Meski demikian, keputusan akhir mengenai tuan rumah turnamen berikutnya sepenuhnya berada di tangan FIFA melalui proses pemilihan yang telah ditetapkan.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....