Warkop di Sabang Kebanjiran Pengunjung Selama Piala Dunia

  • 20 Jul 2026 19:33 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Perhelatan Piala Dunia 2026 membawa dampak positif bagi pelaku usaha kedai kopi di Kota Sabang. Antusiasme masyarakat mengikuti pertandingan melalui nonton bareng (nobar) membuat sejumlah warkop dipadati pengunjung, terutama sejak babak perempat final hingga laga puncak.

Salah satu yang merasakan peningkatan tersebut adalah Heri Kupi. Kedai kopi itu menjadi tujuan warga untuk menyaksikan pertandingan bersama sambil menikmati suasana kebersamaan yang tercipta selama turnamen berlangsung.

Pemilik Warung Kopi Heri mengatakan lonjakan jumlah pengunjung mulai terlihat ketika kompetisi memasuki babak delapan besar. Sebelumnya, suasana nobar masih relatif sepi meski pertandingan Piala Dunia telah bergulir.

"Mulai babak delapan besar pengunjung semakin ramai. Puncaknya terjadi saat semifinal hingga final. Sebelumnya memang belum terlalu ramai," katanya kepada RRI, Senin 20 Juli 2026.

Meningkatnya jumlah penonton turut berdampak pada pendapatan usaha. Selama penyelenggaraan nobar Piala Dunia, Heri Kupi mampu membukukan omzet sekitar Rp3 juta dalam satu malam pertandingan, jauh lebih tinggi dibandingkan hari biasa.

Tingginya minat masyarakat membuat sekitar 200 kursi yang disediakan selalu terisi penuh saat laga-laga besar digelar. Untuk menjaga kualitas pelayanan, pengelola juga menambah jumlah pekerja menjadi enam orang selama penyelenggaraan nobar.

Di tengah tingginya antusiasme masyarakat, kendala masih sempat dirasakan akibat gangguan sinyal siaran yang beberapa kali menyebabkan tayangan pertandingan tersendat. Sementara itu, pasokan listrik dari PLN berlangsung stabil sehingga kegiatan nobar tetap dapat berlangsung hingga pertandingan berakhir.

Heri menilai euforia Piala Dunia bukan hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha kuliner. Ramainya pengunjung selama turnamen menjadi momentum yang mampu menggerakkan usaha kedai kopi setelah sebelumnya penjualan cenderung biasa, sekaligus menunjukkan bahwa agenda olahraga berskala internasional dapat ikut menghidupkan aktivitas ekonomi lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....