Prancis Versus Inggris, Misi Tutup Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan

  • 18 Jul 2026 19:54 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Timnas Prancis dan Inggris akan saling berhadapan pada laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Minggu, 19 Juli 2026, kick off pukul 04.00 WIB. Meski gagal melaju ke partai final, kedua tim tetap bertekad menutup turnamen dengan kemenangan sekaligus membawa pulang medali perunggu.

Prancis datang ke pertandingan ini setelah harus mengakui keunggulan Spanyol 0-2 di babak semifinal. Sementara Inggris gagal mempertahankan keunggulan saat menghadapi Argentina dan akhirnya menyerah 1-2. Kekalahan tersebut membuat kedua raksasa Eropa itu harus bertarung dalam laga hiburan yang tetap memiliki nilai prestise tinggi.

Bagi Les Bleus, pertandingan ini juga memiliki makna emosional karena menjadi laga terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih kepala setelah hampir 14 tahun menangani tim nasional Prancis. Karena itu, para pemain bertekad memberikan perpisahan manis kepada pelatih yang telah membawa Prancis meraih berbagai prestasi di pentas internasional.

Didier Deschamps menegaskan timnya tetap menganggap serius perebutan posisi ketiga tersebut. Meski ia mengaku laga tersebut tidak sesuai dengan ia dan seluruh pemain harapkan di kompetisi sepak bola paling akbar antar negara tersebut.

"Ini memang bukan pertandingan yang kami harapkan, tetapi ini bukan laga persahabatan. Ada peringkat ketiga yang diperebutkan dan bersama staf serta para pemain, kami akan melakukan segalanya untuk mencapai tujuan itu,” ujar Deschamps saat sesi jumpa pers sebelum laga.

Di kubu Inggris, Thomas Tuchel mengakui kekalahan dramatis dari Argentina masih membekas. Namun, pelatih asal Jerman itu meminta anak asuhnya segera bangkit dan menjadikan laga kontra Prancis sebagai kesempatan untuk mencatatkan sejarah baru bagi The Three Lions.

“Kami membawa luka yang paling dalam. Itu adalah bekas yang harus kami bawa sekarang,” kata Tuchel. Ia menegaskan Inggris belum selesai berjuang. Kami tidak akan berhenti mengejar. Kami ingin menutup turnamen ini dengan kemenangan karena itu akan menjadi pencapaian terbaik Inggris di Piala Dunia dalam 60 tahun terakhir," katanya.

Secara kualitas, pertandingan diprediksi berlangsung terbuka. Prancis masih mengandalkan ketajaman Kylian Mbappe yang berpeluang mengejar penghargaan Sepatu Emas, sedangkan Inggris berharap Harry Kane dan Jude Bellingham mampu memimpin kebangkitan tim.

Meski statusnya hanya perebutan tempat ketiga, gengsi dua kekuatan besar Eropa diyakini akan membuat duel di Miami berlangsung sengit hingga peluit akhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....